batampos.co.id – Provinsi Kepulauan Riau resmi berada “dipundak” Wakil Gubernur Kepri, Isdianto.

Sabtu (13/7/2019), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi melantik Isdianto sebagai pelaksana tugas (plt) gubernur.

Pelantikan dipimpin Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Hadi Prabowo, di Gedung A Kemendagri, Jakarta Pusat.

Usai menyanyikan lagu Indonesia Raya, Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD, Budi Santosa, kemudian membacakan surat keputusan (SK) plt dari Mendagri, Tjahjo Kumolo.

SK bernomor 121.21/6344/Sekjen itu ditandatangani Mendagri. Surat dikeluarkan pada 12 juli 2019 tentang Penugasan Wakil Gubernur Kepri Isdianto selaku pelaksana tugas Gubernur Kepri.

Tembusan surat tersebut kepada Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Menko Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Ketua DPRD Kepri.

Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo menyerahkan SK Plt Gubernur Kepri kepada Isdianto. Foto: Kemendagri

Hadi Prabowo mengatakan, sanksi terhadap kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi seharusnya membuat efek jera.

Tak hanya itu program pencegahan juga terus dilakukan, namun kembali pada integritas masing-masing kepala daerah.

“Upaya pencegahan sudah terus dilakukan, kita tahu ada hal yang dilarang tapi kan kalau masih dilanggar itu di luar kemampuan kita semua,” kata Hadi.

“Sanksi sudah ada juga, kepala daerah kalau sudah ditangkap KPK harusnya jera tapi mungkin tergantung individu dan integritasnya,” katanya lagi.

Sebelumnya, Mendagri memastikan roda pemerintahan Kepri tetap berjalan pasca-ditetapkannya Nurdin Basirun, sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penunjukan Plt Gubernur dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pemerintah tersebut. (*/gun)