batampos.co.id – Pemerintahan Malaysia bersepakat melakukan upaya komprehensif membantu pengusaha kecil dan mene-ngah (UKM) di negara tersebut, dengan beralih ke teknologi otomatisasi robot. Hal ini diungkapkan Menteri Urusan Ekonomi Datuk Seri Mohamed Azmin Ali kepada sejumlah wartawan di sela-sela Gra-duan Aspire Career Fair di Kuala Lumpur, Sabtu (13/7).

”Membantu UKM kita supaya lebih maju, kita harus mendekatinya secara holistik jika kita ingin UKM beralih ke otomatisasi robot. Ini membutuhkan investasi besar yang mungkin tidak mampu dimiliki oleh UKM. Oleh karena itu, pemerintah turun tangan,” ujarnya seperti dilansir dari kantor berita Bernama, kemarin.



Dia menyebutkan, Kementerian Perdagangan dan Industri Internasional sedang merumuskan pendekatan baru untuk membantu industri UKM membuat lompatan untuk memenuhi kebutuhan saat ini.

Mengenai target Kebijakan Kewirausahaan Nasional tahun 2030 yang menghasilkan 250 ribu pengusaha untuk menciptakan satu juta pekerjaan, Mohamed Azmin mengatakan, pemerintah akan meningkatkan sektor pendidikan dan pelatihan teknis dan kejuruan (TVET).

”Agar Malaysia dapat maju sebagai negara industri, kita harus melengkapi tenaga kerja kita dengan keterampilan dan keahlian baru sejalan dengan kemajuan teknologi. Kami membutuhkan perubahan paradigma agar lulusan dapat memenuhi permintaan industri,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, perkembangan terbaru dalam teknologi membutuhkan talenta tertentu dari generasi muda.

”Kami telah menetapkan target untuk melatih teknologi kepada tenaga kerja muda untuk mengurangi ketergantungan Malaysia pada tenaga kerja asing. Kita memiliki potensi mengembangkan tenaga kerja muda yang berbakat dan harus membuka peluang bagi mereka,” tutupnya. (cha)

Loading...