GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun berjalan menuju ruang pemeriksaan saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/7). Nurdin dan tiga orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap
perizinan reklamasi.

batampos.co.id – Operasi tangkap tangan Komisi Pemberantarasan Korupsi terhadap Nurdin Basirun, Rabu (10/7) malam, masih menyisahkan cerita dari orang-orang yang sempat bersamanya sebelum Nurdin ditangkap. Salah satunya datang dari tokoh Pembentukan Provinsi Kepri, Huzrid Hood. Ia juga sahabat Nurdin.

Huzrin bercerita pada siang hari sebelum Nurdin kena OTT, ia sempat makan siang bersama di restoran Yong Kee, Batam Center. Saat itu Nurdin baru saja mengikuti kegiatan ulang tahun Bhayangkara di Polda Kepri.

“Kami bertemu pas jam makan siang dan berpisah sekitar jam setengah tiga. Sebenarnya saya ikut kegiatan beliau, tapi ia melarang karena curiga dengan petugas yang terus mengikutinya,” kata Huzrin di Hotel Nagoya Hill, Jumat (13/7) malam.

Melihat gelagat gubernur yang mulai gelisah karena menduga terus dibuntuti, Huzrin mencoba menenangkan.

“Saya bilang, orang itu mungkin saja untuk menjaga keamanan orang nomor satu di Kepri,” jelasnya.

Huzrin tak menyangka temannya itu akan ditangkap KPK malam harinya.

“Saya tak menyangka beliau akan berurusan dengan KPK,” jelasnya. Ia berharap warga Kepri mendoakan Nurdin kuat menghadapi cobaan tersebut. (tyo/luk)