batampos.co.id – Aksi mogok kerja ribuan karyawan PT Unisem ternyata dilatarbelakangi tidak mampunya manajemen perusahaan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau,menghadirkan manajemen perusahaan dari Malaysia.
Hal ini diutarakan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Syakyakirti. Menurutnya, mogok kerja tidak akan terjadi apabila para karyawan mendapatkan penjelasan langsung dari manajemen PT Unisem yang berada di Malaysia.
“Mereka (karyawan PT Unisem-red) aksi agar corporate dari Malaysia dihadirkan untuk menemui mereka, tapi manajemen di sini belum bisa mendatangkannya ke sini,” jelasnya kepada batampos.co.id, Senin (15/7/2019).

Kata dia, para karyawan menginginkan agar tutupnya perusahaan elektronik tersebut langsung dari manajemen PT Unisem Malaysia.
“Kalau sekarang ini kan melalui surat, mereka tidak mau itu. Mau langsung dengar dari manajemen yang di Malaysia da kita sudah sampaikan juga ke manajemen di sini (kota Batam-reda),” paparnya lagi.
Rudi menyatakan hingga saat ini memang belum ada pembicaraan kapan pembayaran pesangon para karyawan akan dilakukan PT Unisem.
“Itu juga masalahnya,” ujarnya singkat.(esa)
