batampos.co.id – Safrizal, bocah 12 tahun ditemukan meninggal dunia di sekitar pelantar Tanjunguma, Lubukbaja, Kota Batam, Senin (15/7/2019).

Sebelum ditemukan tidak bernyawa di pelantar Tanjunguma, Safrizal dikabarkan hilang oleh orangtuanya.

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Yunita Stevani, mengatakan, penemuan mayat bocah laki-laki tersebut berawal dari laporan masyarakat.

“Setelah kami sampai di lokasi kejadian, ternyata jenazah korban sudah dibawa ke Pus-kesmas Tanjunguma dengan didampingi pihak keluarga,” ujarnya.

Di lokasi kejadian, kata dia, pihaknya melakukan pemeriksaan beberapa orang saksi. Menurut salah seorang saksi yang merupakan Ketua RT 03, orangtua korban, Rahmad Efendi, memberitahu anaknya tidak kunjung pulang ke rumah dan tidak tahu pergi kemana sejak Minggu (14/7/2019).

Safrizal, 12, ditemukan tewas di bawah pelantar di pesisir Tanjunguma, Lubukbaja, Senin (15/7/2019) pagi. Foto: Kompol Yunita untuk batam pos

“Besoknya atau hari ini (kemarin, red) salah seorang warga yang sedang memperbaiki rumahnya mendengar anak-anak berteriak bahwa ada anak kecil yang berada di bawah pelantar,” jelasnya.

Mendengar teriakan itu, warga tersebut melihat ke bawah dan menemukan sesosok mayat anak laki-laki dengan posisi telungkup.

Warga langsung turun ke bawah pelantar dan membalikkan badan mayat laki-laki itu. Kondisi tubuh bocah itu sudah kaku dan mengeluarkan darah dari hidung.

“Setelah memastikan, kemudian saksi berteriak meminta tolong dan mengangkat korban ke atas dan menghubungi pihak RT setempat,” jelasnya.

“Pihak RT yang mengetahui langsung memanggil keluarga korban dan memastikan mayat itu anaknya,” jelas Yunita.

Ia menambahkan, mayat Safrizal langsung dibawa pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

Sementara Unit Reskrim Polsek Lubukbaja tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui penyebab meninggalnya Safrizal.

Termasuk, bagaimana korban bisa menghilang hingga kemudian sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

“Nanti tunggu informasi selanjutnya,” tutupnya.(gie)