batampos.co.id – Meski saat ini Upah Minimum Kota (UMK) Batam berada diangka Rp 3,8 juta, namun pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diperbolehkan memberikan upah kepada para pekerja di bawah UMK.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, menjelaskan, jika ada restoran yang masih dikategorikan UMKM, maka pemilik diperbolehkan memberikan gaji karyawan di bawah UMK.

Terlebih lagi, apabila restoran tersebut tidak memiliki badan hukum yang jelas.

”Ya bisa saja kalau UMKM, daripada banyak yang menganggur,” kata dia, Senin (15/7/2019).

“Namun, gaji yang diberikan jangan sampai terlalu menekan karyawannya,” ujarnya lagi.

Para pelaku UMKM di Kota Batam saat mengikuti pameran di gedung Imperium Superblock beberapa waktu lalu. Foto: Immanuel Sebayang/batampos.co.id

Berbeda dengan perusahaan yang telah memiliki badan hukum, perusahaan tersebut wajib menggaji karyawan sesuai UMK.

Meskipun jumlah karyawannya hanya tiga atau lima orang.

”Kalau perusahaan wajib, beda dengan UMKM, walaupun karyawannya sedikit,” jelas Rudi.

Dijelaskannya, perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi, baik barang dan jasa di bidang apapun itu. Contohnya, media, IT, elektronik dan lainnya.

”Kalau ada perusahaan yang menggaji di bawah UMK, itu wajib dilaporkan,” ujarnya.(she)

Loading...