batampos.co.id – Kepala Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog)  Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Arie Apriyansyah, menjamin ketersediaan beras untuk Batam hingga beberapa bulan ke depan.

Saat ini kata dia ada 2.000 ton stok beras di gudang Bulog Kota Batam.

“Untuk saat ini kita jamin ketersediaan beras di Batam aman,” kata Arie dalam rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam pada Selasa (16/7/2019).

Ari melanjutkan, pada Juni 2019 lalu, kondisi stok beras memang mengalami penurunan. Hal itu karena ada kebijakan yang diterapkan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Sehingga diperlukan waktu tambahan untuk proses pengiriman. Sejauh ini, Bulog juga telah menyiapkan sebanyak sekitar 3.000 ton beras untuk dikirim lagi ke Kota Batam.

Hari seorang pegawai Bulog sedang mengecek beras di gudang Bulog Batuampar. Kepala Perum Bulog Kota Batam, menjamin ketersediaan stok beras hingga beberapa bulan ke depan. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Dengan datangnya tambahan beras itu, kata dia, diharapkan bisa meningkatkan stabilitas harga dan stok pangan.

“Kita perkirakan inflasi dari beras bisa semakin kecil, karena sebelumnya kita terkendala aturan, untuk Juli sudah bisa optimal lagi,” kata Arie lagi.

Terkait dengan rencana pembentukan pasar TPID, Arie menjelaskan jika pihaknya mendukung penuh, dimana hal tersebut dinilai memberi sumbangsih besar terhadap stabilnya harga berbagai komoditas.

Ke depan pihaknya mengajak pemerintah untuk memperbanyak dan memperluas jangkauan pasar TPID itu sendiri.

“Kita pernah lakukan operasi pasar di tingkat kelurahan, dan itu mendapat tanggapan positif dari masyarakat,” kata Arie lagi.(bbi)