batampos.co.id – Cabai adalah komoditas pangan yang menjadi fenomena nasional, dimana harga cabai di tiap daerah masih terbilang tinggi jika dibandingkan dengan harga normal.
Terlebih untuk daerah yang memang masih memerlukan suplai dari daerah lain seperti Kota Batam dan daerah lain di Provinsi Kepri.
Saat ini harga berbagai jenis cabai di Kota Batam masih berada diangka Rp 80 ribu per kilogramnya.
Kondisi ini sudah lebih baik jika dibandingkan dengan beberpa bulan sebelumnya dimana harga cabai mencapai Rp 150 ribu per kilogramnya.
Mahalnya harga cabai di Kota Batam ini, karena alur masuknya membutuhkan biaya yang relatif tinggi.
Distributor cabai sendiri, sudah melakukan sejumlah langkah demi menjamin harga cabai di pasaran berada di angka terendah.
Salah satunya mensuplai cabai dari daerah yang memang memiliki harga paling rendah dibanding daerah lainnya.
“Di mana cabai harganya murah, dari situlah kita kirim,” kata Sembiring, salah satu penyuplai cabai di Kota Batam yang hadir dalam rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam, Selasa (16/7/2019).

“Kalau dari Mataram murah, kita kirim ke Batam dari Mataram, kalau Jogja (Yogyakarta) murah kita kirim dari sana,” ujarnya lagi.
Tidak itu saja, Sembiring menjelaskan, pihaknya juga mengupayakan jalur pengiriman lain, jika harga kargo pesawat dinilai terlalu tinggi.
Sebelumnya Sembiring pernah beberapa kali mengirimkan cabai asal Yogyakarta ke Batam melalui jalur darat dan laut.
Cabai asal Yogyakarta lanjutnya, lebih dulu dibawa melintas hingga ke Jambi menggunakan truk. Kemudian baru dibawa lagi ke Pelabuhan Kuala Tungkal, Medan. Setelah itu cabai ini dilayarkan menuju Batam.
Melalui jalur ini, biaya pengiriman bisa jauh lebih murah walaupun memang memakan waktu lebih lama hingga tiga setengah hari.
Meskipun demikian, murahnya biaya tersebut membuat harga cabai di pasar tidak terlalu tinggi.
Untuk pengiriman cabai melalui jalur darat dan laut seperti yang dilakukan Sembiring ini, ia hanya dikenai biaya sebesar Rp 7 ribu per kilogram.
Sementara jika mengirim melalui kargo pesawat, dikenai biaya Rp 20 ribu per kilogramnya.
“Pakai pesawat itu sehari langsung sampai, tapi selisih Rp 13 ribu kalau lewat jalur laut,” kata Sembiring lagi.(bbi)
