batampos.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto, memerintahkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri untuk menampung seluruh siswa yang belum mendapatkan sekolah di SMA dan SMK Negeri di Kota Batam.
Ia mengatakan, akan meneruskan program yang telah dicetuskan oleh Gubernur Kepri nonaktif, Nurdin Basirun tersebut.
”Semuanya tertampung, saya sudah meminta itu ke Kepala Dinas Pendidikan,” kata Isdianto, Rabu (17/7/2019).
Semua sekolah, diminta menambahkan jumlah siswa per rombelnya. Jika biasanya, satu rombel berisikan 36 siswa maka saat ini bisa 40 siwa.
”Jumlah murid per lokalnya dimaksimalkan,” tuturnya.
Meski banyak sekolah yang mengeluhkan kekurangan ruang belajar, namun Isdianto mengatakan Pemprov Kepri telah mencanangkan untuk menambah ruang kelas baru.

Tak hanya itu, tahun depan akan dibangun 8 sekolah SMA dan SMK Negeri di seluruh Kepri.
”Tahun 2020 nanti, sebagian besar di Kota Batam,” jelasnya.
Ia mengaku akan melanjutkan seluruh kebijakan dari gubernur nonaktif yang tengah tersandung kasus hukum tersebut.
”Saya hanya melaksanakan tugas dari program yang sudah dicetuskan,” ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Muhammad Dali, mengatakan setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang ketiga, masih ada ratusan siswa yang belum mendapatkan sekolah.
”Kami telah evaluasi dan mencarikan solusinya,” ucapnya.
Dali juga membenarkan akan tetap melanjutkan program yang telah dicetuskan Gubernur Kepri nonaktif, Nurdin Basirun.
”Betul, kami akan terus lanjutkan,” ungkapnya.(ska)
