batampos.co.id – Dua perampok rumah kosong, Ariyanto, 27, dan Tiong Toni, 47, yang sempat buron berhasil diringkus oleh jajaran Satreskrim Polresta Barelang, Rabu (17/7/2019) malam dan Kamis (18/7/2019) dini hari. Keduanya terpaksa dilumpuhkan polisi lantaran memberikan perlawanan saat ditangkap.

Arianto diamankan polisi di kawasan Batuaji, Rabu (17/7) malam. Saat digerebek di rumahnya, Ariyanto berusaha melarikan diri hingga ke jalan raya. Aksi kejar-kejaran pun terjadi antara petugas dengan Ariyanto dan akhirnya bisa dilumpuhkan dan diamankan.

Sementara Tiong Toni, dibekuk polisi di kawasan Simpang Bengkong Aljabar. Ia diamankan di salah satu warnet di kawasan itu saat sedang asik bermain game judi online. Saat diamankan, ia sempat mengelak ikut terlibat dalam aksi pembobolan rumah kosong di kawasan Batam Center.

Dua perampok yang sebelumnya buron, Tiong Toni dan Ariyanto saat dibawa ke ruang penyidik Polresta Barelang.
Foto: batampos.co.id / Eggi Idriansyah

Saat dibawa, Toni berusaha kabur dengan memutus tali yang mengikat pergelangan tangannya. Namun, upaya Toni untuk melarikan diri gagal setelah petugas menghadiahi timah panas pada kedua kakinya. Usai diamankan, pelaku langsung dibawa ke ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan empat pelaku pembobolan rumah kosong. Dimana, sebelumnya pihaknya telah mengamankan dua pelaku terlebih dahulu, Dedi Admaja, 35, yang ditangkap saat hendak beraksi di Tiban Koperasi, dan Andre Siagian, 30, yang diamankan di kawasan Sagulung.

”Awalnya kita mengamankan dua pelaku, kemudian kita kembangkan sehingga akhirnya kita menangkap dua pelaku lagi yang merupakan pelaku utama atau otak pelaku,” ujarnya.
Empat pelaku yang diamankan merupakan residivis atas kasus pembobolan, jambret dan ada juga yang pernah terlibat dalam kasus penggelapan. Komplotan ini diketahui sudah beraksi di dua tempat yang berbeda. (egi)