batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri memastikan tahun 2020 akan membangun 6 SMA dan SMK negeri baru.

Untuk lokasi empat SMA, sudah dipastikan berada di Batam Kota, Batuaji, Bengkong, dan Sagulung. Sedangkan untuk lokasi SMK, masih dalam tahapan pembicaraan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, M Dali, mengatakan, ada alasan tersendiri memilih pendirian sekolah di Batam Kota, Batuaji, Bengkong dan Sagulung.

Empat daerah itu termasuk kawasan padat penduduk sehingga membutuhkan sekolah yang lebih banyak. Pembangunan ini juga mengantisipasi lonjakan siswa SMP yang lulus di tahun depan.

”Daerah-daerah ini banyak penumpukan siswa, karena sekarang menggunakan sistem zonasi, sehingga perlu pembangunan sekolah di daerah itu,” katanya, Jumat (19/7/2019).

Secara fisik, lanjutnya, pembangunan enam sekolah ini akan dilaksanakan 2020. Pendanaannya sudah dimasukkan dalam APBD Perubahan 2019.

Sehingg awal tahun depan, sekolah-sekolah tersebut sudah mulai dibangun. Namun, secara kelembagaan sudah ada dua sekolah yang berdiri untuk menampung ledakan siswa di PPDB 2019.

Suasana PPDB di salah satu sekolah negeri di Kota Batam beberapa waktu lalu. Dinas Pendidikan Provinsi Kepri akan membangun empat sekolah negeri baru di Kota Batam di kawasan padat pendudukan. Foto: Cecep Mulyana/ batampos.co.id

”Misalnya SMAN 25 dan SMAN 26, nantinya proses belajarnya mengajarnya sementara waktu menumpang di salah satu SMP terdekat,” jelasnya.

“Dan sudah mendapatkan persetujuan dari Wali Kota Batam,” paparnya.

Tahun depan, Dali memperkirakan penumpukan siswa akan kembali terjadi di Kota Batam.

Karena ada beberapa faktor, setiap tahun Batam selalu kedatangan pendatang baru. Lalu, banyaknya siswa-siswa yang bersekolah di luar dan kembali lagi ke Batam.

”Tahun ini saja penambahan itu, di luar data SMP yang kami punyai sebanyak 900 orang lebih,” jelasnya.

“Tahun depan, hal yang sama mungkin saja terjadi,” tuturnya lagi.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi persoalan itu, pihaknya tidak hanya membangun sekolah baru.

Tapi juga, membangun Ruang Kelas Baru (RKB). Untuk Batam, mendapatkan sebanyak 40 RKB.

Dali mengatakan, tidak semua SMAN dan SMKN di Batam mendapatkan RKB. Karena, ada beberapa sekolah yang tidak memiliki lahan untuk didirikan RKB.

Dari pemetaan yang dilakukan Disdik Kepri, beberapa sekolah yang mendapatkan RKB yakni SMAN 1, 5, 3, 4, 20, 8 dan beberapa sekolah lainnya.

Terkait lahan sekolah baru yang akan dibangun, Dali mengaku belum tahu. ”Kami tunggu dimana lahan diberikan,” ucapnya.

Wali Kota Batam Mumahammad Rudi mengaku masih menunggu surat resmi dari Pemprov Kepri terkait pengajuan lokasi pembangunan sekolah.

”Kami tunggu surat resmi. Mau daerah mana, kami carikan. Kami siap mencarikan lahan,” katanya.(ska/iza)

Loading...