batampos.co.id – Sebagai penyelenggara program JKN-KIS, BPJS Kesehatan harus
memastikan setiap peserta memahami dengan benar hal-hal yang berhubungan dengan
program JKN-KIS.

Baik tentang kepesertaan maupun prosedur pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.
Bersamaan dengan keberangkatan calon jamaah haji di Kota Batam, BPJS Kesehatan
membuka stand di Asrama Haji Batam Center mulai Jumát (26/7/2019).

Dengan tujuan agar dapat mengoptimalkan pemberian informasi dan mempermudah calon jemaah haji yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

Maihendra, Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan, mengatakan, bahwa
sebagai penyelenggara program JKN-KIS, BPJS Kesehatan berkewajiban memberikan
informasi kepada peserta.

Ditambah lagi, perjalanan haji merupakan perjalanan yang tidak singkat dan cukup melelahkan sehingga jika membutuhkan pelayanan kesehatan, calon jemaah haji tidak bingung lagi.

Stand BPJS Kesehatan di Asrama Haji. Foto: BPJS Kesehatan untuk batampos.co.id

“BPJS Kesehatan sudah bekerjasama dengan Kemenag dan Kemenkes, jadi harus kami
pastikan setiap calon jamaah haji terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, agar terlindungi
jaminan kesehatannya,” ungkap Maihendra.

Di stand BPJS Kesehatan tersebut, peserta diimbau untuk dapat mengunduh aplikasi
Mobile JKN.

Sehingga apabila di dalam perjalanan kehilangan Kartu Indonesia Sehat (KIS)
peserta dapat menunjukkan KIS digital sebagai identitas peserta JKN-KIS.

“Kalau KIS hilang atau tercecer kan peserta dapat menggunakan KIS digital jadi kita imbau untuk men-download aplikasi Mobile JKN,” ungkap Maihendra.

Muhammad sebagai salah satu Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengungkapkan
apresiasi kepada pihak BPJS Kesehatan yang membuka stand di lokasi Asrama Haji Batam
Centre.

Menurutnya hal tersebut sangat mempermudah calon jamaah haji yang belum
terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

“Kemarin ada yang sakit tapi tidak punya KIS, kalau stand BPJS Kesehatan ada disini kan
calon jamaah haji akan lebih mudah mengurus untuk jadi peserta,” ungkapnya

Muhammad mengatakan tidak hanya untuk calon jamaah haji, tapi dengan adanya stand
BPJS Kesehatan di asrama haji, maka panitia pun akan sangat mudah berkonsultasi
sehingga dapat membantu calon jamaah haji yang masih bingung.

“PPIH bisa konsultasi disini, nanti akan saya bantu sampaikan ke jamaah,” ungkapnya.(*)

Loading...