batampos.co.id – Anda mungkin sudah tahu jika daging sapi segar yang dijual di pasar-pasar Kota Batam disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) di Seitemiang.

Tapi tahukah Anda, jika sapi-sapi tersebut disembelih menggunakan golok khusus. Golok itu bahkan tidak diproduksi di Indonesia, melainkan di Jerman.

Hal ini diutarakan oleh Ahmad Sholeh Purwadi, sang penjagal di RPH, Seitemiang.

Kepada batampos.co.id, Sipur, begitu ia biasa disapa menceritakan jika senjata tajam yang digunakannya untuk menyembelih sapi memiliki ketajaman yang luar biasa.

“Golok ini dibuat dengan baja khusus dan ini langsung didatangkan dari Jerman,” katanya, Selasa (23/7/2019).

Golok dan pengasah yang digunakan untuk menyembelih sapi di RPH Seitemiang Kota Batam, didatangkan langsung dari Jerman. Foto: Dhiyanto

Sipur menjelaskan, saat pertama kali digunakan, golok yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 60 sentimeter itu sangat mengkilat.

Namun karena sudah dipakai untuk menyembelih ribuan sapi di RPH, warna golok tersebut menjadi hitam yang diakibatkan dari darah-darah sapi.

Agar tidak menyakiti sapi, Sipur kerap mengasah goloknya sebelum dan sesudah menyembelih sapi. Namun, Sipur tidak mengetahui berapa harga dari golok yang digunakannya tersebut.

Kata dia, saat hari-hari biasa hanya sekitar lima ekor sapi yang disembelihnya.

Sapi-sapi di RPH Seitemiang, Kota Batam. Foto: Dhiyanto

Namun jumlah tersebut naik drastis saat awal Ramadan dan menjelang lebaran Idulfitri. Dalam sehari kata dia bisa 20 ekor sapi yang disembelih.

“Kalau menjelang Iduladha, bisa ratusan ekor,” paparnya.

Kata dia, sapi-sapi di RPH Seitemiang, didatangkan dari berbagai provinsi di Indonesia. Di antaranya Bali, Lampung, Jawa Tengah dan Jambi.

“Paling banyak dari Bali, beratnya satu ekor itu 300 sampai 400 kilogram,” jelasnya.

Namun kata dia, sapi yang paling berat berasal dari Jawa Tengah. Bobotnya mencapai 700 kilogram.(nto)

Loading...