batampos.co.id – Kepala kantor SAR Natuna Mexi Bekabel mengatakan, kantor SAR Natuna masih kekurangan fasilitas penyelamatan. Padahal, wilayah Natuna memiliki rentang laut yang cukup luas.
”Kekurangan kami seperti alat utama penyelamatan laut maupun darat, SDM, dan juga dari jumlah personel yang ada juga kurang,” kata Mexi saat menerima kunju-ngan pejabat Deputi Navigasi Keselamatan, dan Kedaulatan Maritim dari Kemenko Maritim, Rabu (24/7).
Mexi mengakui, SAR Natuna memiliki wilayah tugas yang cukup luas, yakni meliputi Natuna hingga Kepulauan Anambas. Dengan adanya kunjungan dari Deputi Navigasi Keselamatan, dan Kedaulatan Maritim Kemenko Maritim di Natuna, dapat menjadi alat perpanjang tangan untuk dapat disampaikan kepada Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan.

”Kepada Pak Luhut, mohon kami di Natuna diperhatikan. Kami butuh dukungan dari alat utama penyelamatan untuk membackup wilayah berbatasan dengan beberapa negara. Bahkan kami kekurangan SDM untuk melakukan operasi SAR laut,” harapnya.
Dijelaskan Mexi, alat utama penyelamatan darat yang paling dibutuhkan saat ini adalah mobil akses ke lokasi, tenda, radio, dan posko. Untuk alat utama penyelamatan laut yang dibutuhkan seperti kapal dan penambahan perahu karet.
”Sementara alut (alat utama) penyelamatan udara, seperti helikopter rescue sudah didukung oleh Basarnas Provinsi Kepri di Tanjungpinang. Meskipun dukungan alut belum maksimal, SAR Natuna tetap bekerja maksimal membantu ma-syarakat yang membutuhkan,” jelasnya. (arn)
