batampos.co.id – Kasus demam berdarah dengue (DBD), hingga kini belum berakhir di Kabupaten Natuna. Bahkan Juli ini, tercatat 19 kasus warga di Kecamatan Bunguran Timur dan Bunguran Tengah terserang DBD.

Kasi P4M Dinas Kesehatan Pem-kab Natuna Ruminah mengatakan, kasus DBD ini tahun ini mulai ditemukan di Kecamatan Serasan, Kecamatan Midai, dan Kelurahan Sedanau. Kemudian meluas hingga di Kecamatan Bunguran Timur, dan Kecamatan Bunguran Tengah.

”Sekarang peningkatan kasus hanya terjadi di Kecamatan Bungu-ran Timur, dan Bunguran Tengah. Di Serasan, Midai, dan Sedanau sudah tidak ditemukan lagi,” ujarnya, Rabu (24/7).

Dikatakan Ruminah, dari pasien yang dirawat di rumah sakit maupun di puskesmas, sudah dilakukan penanganan. Baik penanganan untuk membasmi nyamuk dewasa di kawasan permukiman maupun penanganan medis.

”Hampir dari semua kasus setelah dilakukan penyelidikan epidemiologi ditemukan jentik di rumah pasien dan lingkungan sekitarnya,” paparnya.

Pemkab Natuna sudah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dari genangan air yang digunakan sebagai tempat berkembang biaknya jentik nyamuk DBD.

”Spanduk-spanduk imbauan kepada masyarakat untuk melakukan pola hidup bersih dan sehat sudah dipasang di beberapa tempat. Untuk mengingatkan adanya ancaman demam berdarah saat ini,” jelasnya.(arn)