Ketua Batam Folding Bike Indra Harianto secara simbolis menerima jersey gowes ATB-BP Batam Festival Hijau 2019 dari Tim CSR Event ATB Ronny Albarkan, di Kantor ATB, Rabu (24/7).

batampos.co.id – Memasyarakatkan kendaraan bebas polusi dengan bersepeda, menjadi langkah yang patut dilestarikan. Untuk itu, ATB-BP Batam Festival Hijau yang memang konsen terhadap lingkungan terutama dalam menjaga ketersediaan air baku yang berkelanjutan, sengaja merangkai kegiatan Festival Hijau dengan gowes yang di-ikuti aksi tanam pohon. Tahun ini, kegiatan tersebut berpusat di Dam Seiharapan, Minggu (28/7/2019).

Head of Corporate Secretary ATB Maria Jacobus mengatakan, saat ini kondisi air di Batam sangat terbatas, seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Sebagai penge-lola air bersih, ATB turut aktif melakukan langkah pencegahan kerusakan daerah tangkapan air melalui gerakan penanaman pohon yang bertajuk Festival Hijau ini.

”ATB punya tanggung jawab moral bahwa air harus diolah. Jika tidak, maka lebih buruk lagi dampaknya. Langkah konservasi alam sangat diper-lukan untuk masa depan Batam,” ujar Maria.

Guna lebih menarik perhatian masyarakat, maka sebelum digelarnya penanaman pohon dilakukan gowes bersama yang juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

”Bersepeda menjadi olahraga yang memberikan banyak dampak positif, baik bagi peserta maupun lingkungan,” ungkapnya.

Mendekati hari pelaksanaan, peserta gowes ATB-BP Batam Festival Hijau kian bertambah. Tercatat, sudah mencapai 500-an peserta yang mendaftar baik perorangan maupun komunitas. Salah satunya, datang dari komunitas Batam Folding Bike yang banyak membawa anggotanya ikut dalam gowes Festival Hijau tahun ini.

”Sekarang sudah 50-an anggota (Batam Folding Bike) yang mendaftar, tapi itu dipastikan akan terus bertambah. Karena gowes Festival Hijau ini sudah biasa diikuti para anggota,” terang Indra, ketua komunitas Batam Folding Bike.

Ia menjelaskan, Batam Folding Bike merupakan komunitas yang mengumpulkan para pecinta sepeda lipat di Batam yang terdiri dari komunitas Brompton, Tern, Dahon, Dahon Classic, Imigrasi, Polda, Bea & Cukai, BP Batam, BNI, BPJS Ketenagakerjaan, IDI, dan lainnya.

”Batam Folding Bike menyatukan sejumlah komunitas sepeda lipat Batam, yang terbentuk dari masing-masing instansi maupun dari merek sepeda,” paparnya.

Dengan melibatkan banyak anggota, pihaknya mengharapkan agar kegiatan gowes Festival Hijau semakin banyak diikuti peserta.

”Karena tidak hanya sekedar gowes, tapi kita juga diajak ikut melestarikan lingkungan dengan mengurangi polusi udara dan menanam bibit pohon di area hutan yang berdampak kerusakan,” ucap Indra.

Sebagai masyarakat, lanjutnya, kita dapat belajar mencintai lingkungan melalui Festival Hijau.

”Banyak keuntungan yang bisa didapatkan. Selain peduli lingkungan, ajang silaturahmi dengan sesama pesepeda juga bisa ditingkatkan,” ujarnya.

Pendaftaran peserta masih dibuka dengan menghubungi narahubung acara di nomor 0822-8375-6046, 0821-7272-2127, 0812-7097-8099 dan 0812-704-2973. Biaya pendaftaran Rp 75 ribu per peserta, sudah termasuk dengan jersey berkulaitas premium, snack, minuman, dan kupon berhadiah. Segera daftar, sebelum kehabisan! (nji)