batampos.co.id – Tiga dewan komisaris PT Angkasa Pura 1, Ali Muchtar Ngabalin, Suprastio dan Tri Budi Satrio mengunjungi Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (25/7/2019) siang.
Kehadiran ketiga dewan komisaris PT Angkasa Pura 1 ke Batam, menurut Suprastio untuk memastikan adanya rencana dari Kementerian BUMN yang akan membuat holding transportasi udara di Bandara Hang Nadim Batam.
Rencana tersebut saat ini sedang distudikan atau dalam pembahasan di Kementerian BUMN.
“Kemungkinan sebagai holdingnya adalah Angkasa Pura II, Angkasa Pura I sebagai operatornya atau airport operator,” katanya.
“Nanti ada juga dari Garuda, Citilink, GMF dan penerbangan nasional,” jelasnya lagi.
Kata dia, apabila holding Angkasa Pura I menjadi airport operator di Bandara Hang Nadim Batam, pihaknya akan berkoordinasikan, mensinergikan bandara-bandara yang saat ini belum dikelola oleh Angkasa Pura I.

Salah satunya Bandara Hang Nadim Batam. Transportasi udara, lanjutnya, merupakan suatu sistem tranportasi yang harus satu sistem dan tidak bisa dipisahkan apalagi berdiri sendiri.
Oleh karena itu kata dia, perlu disinergikan manakala Angkasa Pura I sebagai airport operatornya dari holding transportasi udara.
Meskipun nantinya PT Angkasa Pura I masuk ke Bandara Hang Nadim Batam yang akan membuka holding transportasi udara, Suprastio menegaskan, hal tersebut tidak akan mengubah kewenangan pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam dari BP Batam ke Angkasa Pura I.
“Kami hanya berkoordinasi dengan para operator bandara udara yang tak dikelola oleh Angkasa Pura I,” paparnya.
“Kapan pastinya holding transportasi udara oleh Angkasa Pura masuk ke Bandara Hang Nadim Batam, hal itu sedang dibahas di bawah Kementerian BUMN,” terangnya.
Sementara itu, Ali Muchtar Ngabalin, mengatakan membuat holding transportasi udara di Bandara Hang Nadim Batam merupakan program lama Kementerian BUMN.
Dengan tujuan agar terkoneksi khusus bagi perusahaan-perusahaan milik negara pengelola bandara.
“Kami berharap di Batam ini akan segera selesai terkait dengan posisi siapa regulatornya, siapa eksekutornya, posisi Pemko Batam dengan BP Batam dan lain-lain,” tuturnya.
“Yang pasti holding company untuk BUMN itu diperlukan, karena BUMN selain mampu membiayai diri sendiri, juga bisa memberikan kontribusi kepada pendapatan negara,” ujarnya lagi.
Kapan pastinya holding transportasi udara Angkasa Pura I masuk ke Bandara Hang Nadim Batam, Ngabalin, diharapkan bisa terealisasi tahun ini.
Sedangkan Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Bandara Hang Nadim Batam, Suwarso, menegaskan, kedatangan dewan komisaris Angkasa Pura I ke Bandara Hang Nadim Batam untuk melihat fasilitas di Bandara Hang Nadim Batam.
“Kedatangan beliau untuk memberikan gambaran ke kami bahwa akan ada holdingnya dari Angkasa Pura I masuk ke Bandara Hang Nadim Batam,” jelasnya.
“Bagaimana tanggapan kami? Kalau hal itu adalah keinginan pemerintah pusat, kami haru siap,” jelasnya.
Kata dia, dari penilaian yang ada, Bandara Hang Nadim memiliki fasilitas yang sangat layak dan memadai.(gas)
