Jumat, 3 April 2026

Total Investasi Singapura di Kota Batam Mencapai 743 Juta Dolar Amerika

Berita Terkait

batampos.co.id – Singapura masih menjadi negara dengan investasi terbanyak di Batam. Totalnya mencapai 743 juta dolar Amerika.

Kepala Badan Pengusaha (BP) Batam, Edy Putra Irawadi, mengatakan, total investasi tersebut diketahui dalam 2nd Indonesia Investment Day 2019 di Singapura beberapa hari lalu.

“Harapan BP Batam melalui kegiatan ini dapat terus menarik para calon investor baru asal Singapura khususnya yang berinvestasi di Batam,” katanya, Sabtu (27/7/2019).

Kata dia, untuk menarik investasi sebanyak-banyaknya dari Singapura, BP Batam selalu melakukan kegiatan promosi di negara singa tersebut.

Dalam menggelar kegiatan promosi, BP bekerja sama dengan BKPM Indonesia di Singapura, Kementerian Perdagangan RI dan Forum Bisnis Singapura (SBF) dalam mempromosikan wilayah-wilayah di seluruh Indonesia yang tentunya memiliki potensi investasi yang sangat menjanjikan seperti Kota Batam.

Sebuah boat pancung melintas dekat galangan kapal di Tanjunguncang, Batuaji, beberapa waktu lalu. Galangan kapal yang ada di Batam sebagian besar investornya berasal dari Singapura. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Dalam catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal, Indonesia menduduki peringkat ke-9 negara yang paling aman dan stabil dalam berreformasi di dunia.

Di mana Singapura menduduki peringkat ke-1, Norwegia, Islandia, Finlandia, Uzbekistan, Hong Kong, Swiss, Kanada, Indonesia dan Denmark.

“Dan ini tentunya merupakan modal dasar bagi Indonesia dalam menarik para calon investor,” tambah Edy.

Beberapa hari sebelumnya investor asal Singapura berkunjung ke Klinik Berusaha BP Batam yang dibuka saat acara 2nd Indonesia Investment Day 2019 di Singapura beberapa hari yang lalu.

“Selain lelang KPBU Hang Nadim, rencana pengembangan light rail transit (LRT) mendapat perhatian dari Meinhardt Singapore,” kata Direktur Promosi dan Humas BP Batam Dendi Gustinandar, kemarin.

Dendi mengungkapkan, Director Business Development of Meinhardt Pte Ltd, Mr Johnson Paul, menyarankan ada alternatif selain LRT untuk diterapkan di Batam.

Bisa menggunakan jenis Automated People Movers (APM) Railway. Penerapan APM untuk angkutan massal juga dapat dimanfaatkan untuk angkutan kargo. Biaya operasionalnya juga jauh lebih rendah dibandingkan LRT.(leo)

Update