Minggu, 19 April 2026

Kios Liar di Sekitar Jembatan Barelang Ditertibkan

Berita Terkait

batampos.co.id – Tim terpadu menertibkan kios liar di sekitar Jembatan 1 Barelang pada Senin (29/7/2019).

Sebanyak 28 kios yang berada di ruas kanan jalan sebelum menuju Jembatan yang dinamai Raja Fisabilillah itu.

Awang Rajab, tokoh masyarakat Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam yang menyaksikan penertiban ini menuturkan, proses penertiban ini berlangsung kondusif.

Warga kata dia, sebelumnya sudah mendapat peringatan hanya menyaksikan penertiban tersebut.

“Warga semua sudah paham, jadi penertiban berlangsung cepat dan tidak ada gangguan,” kata Rajab ketika ditemui di lokasi penertiban ini.

Rajab melanjutkan, pihaknya mendukung penuh upaya pemerintah dalam menata kawasan Jembatan 1 Barelang yang menjadi ikon pariwisata Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Tim terpadu melakukan penertiban kios yang berada di sekitar jembatan satu Barelang. Foto: Bobi/batampos.co.id

Kata dia, kios-kios yang menempel di kawasan tersebut dinilai cukup mengganggu aspek estetika kota.

Baca Juga: Puluhan Kios Liar di Sagulung Dibongkar

Selain itu lanjutnya, faktor keselamatan juga menjadi pertimbangan yang masuk akal.

Karena memang kios-kios yang menjual berbagai jenis makanan itu berada di dekat ruas jalan Trans Barelang ini.

“Posisinya dekat sekali dengan jalan, ini untuk kebaikan mereka juga,” kata Rajab lagi.

Salah satu pemilik kios yang dibongkar di kawasan itu menuturkan, pihaknya berharap pemerintah segera menempatkan mereka di lokasi yang sebelumnya sudah dijanjikan.

Baca Juga: Satpol PP Berikan Surat Peringatan Kedua Kepada Pedagang Kios Liar di Simpang Barelang

Lokasinya kata dia, tidak jauh dari lokasi semula, hanya berada sedikit ke belakang. Namun lokasi lahan tersebut saat ini tengah dimatangkan.

Terkait dengan hal tersebut, Rajab mengatakan bahwa dirinya telah menawarkan lahan relokasi sementara untuk pedagang yang tergusur.

Namun posisinya memang berada agak jauh dari lokasi Jembatan 1 Barelang, tepatnya di bagian bawah jembatan.

“Sementara ada tempat untuk mereka, kita tidak pungut biaya, cuma kalau mereka mau memberi kami terima,” jelasnya.

“Kalau mereka tidak mau menempati kita tidak masalah,” kata Rajab lagi.(bbi)

Update