PT Adhya Tirta Batam (ATB) meluncurkan program ATB Eco Office sejak Juni 2018, Eco Office sebagai salah satu langkah memberikan kontribusi positif dalam upaya konservasi lingkungan.

Tanpa kita sadari, persoalan lingkungan lambat laun akan semakin parah. Isu perubahan iklim dan pemanasan global yang pernah menyeruak sebagai berita utama di berbagai negara, dampaknya sudah mulai kita rasakan.

Jika dulu kita menganggap pemberitaan seputar permasalahan lingkungan adalah hal yang lazim, maka sudah saatnya kita mengubah pola pikir. Jangan lagi menganggap sepele persoalan kerusakan lingkungan yang semakin kompleks ini.

PT Adhya Tirta Batam (ATB) meluncurkan program ATB Eco Office sejak Juni 2018 sebagai salah satu langkah memberikan kontribusi positif dalam upaya konservasi lingkungan. Eco Office adalah kantor peduli lingkungan yang telah mewujudkan penerapan sistem manajemen lingkungan dalam kegiatan perkantoran. Tujuannya untuk menciptakan lingkungan kantor yang bersih, sehat dan nyaman serta meningkatkan efektifitas dan efisiensi pemakaian sumber daya alam.

Praktik ATB Eco Office difokuskan untuk mendorong karyawan memiliki gaya hidup operasional kantor yang lebih ramah lingkungan dengan melakukan penghematan listrik dan air, efisiensi penggunaan kertas dan printing, tata ruang hijau, pengunaan produk ramah lingkungan hingga memilah sampah.

Target awal yang ingin dicapai adalah mengurangi penggunaan kertas melalui program 3R (reduce, reuse, recycle) dan penghematan energi listrik serta sumber daya air. Seperti yang kita ketahui, bahan baku utama pembuatan kertas adalah pohon. Sementara, pohon sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan ekosistem hutan dan daerah resapan air. Teruatama bagi Kota Batam yang hanya mengandalkan waduk tadah hujan sebagai sumber air baku.

Program efisiensi penggunaan kertas mungkin terlihat sederhana, namun konsistensi dalam melakukannya mampu mencegah atau setidaknya memperlambat proses deforestasi hutan dan kerusakan lingkungan.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan program ATB Eco Office, perusahaan membentuk tim edukasi (Komite Hijau ATB) yang secara rutin memberikan informasi seputar penerapan eco-office di unit kerja masing-masing. Tim ini bertugas melakukan sosialisasi guna meningkatkan kesadaran para karyawan akan pentingnya melaksanakan eco-office dalam membantu perbaikan kualitas lingkungan.

Pelaksanaan ATB Eco Office dikomunikasikan ke setiap lini perusahaan dan dievaluasi secara berkala untuk melihat perkembangan dan penerapan eco-office sebagai bagian dari penerapan manajemen mutu lingkungan. Memang tidak mudah untuk diterapkan, namun hasil yang diperoleh sangat berdampak besar bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Data evaluasi sementara dari program ATB Eco Office menunjukkan bahwa dalam setahun terakhir penggunaan kertas di lingkungan perusahaan mengalami penurunan hingga 37,35 persen, penurunan printing hitam putih sebesar 29,48 persen dan penurunan printing warna mencapai 62,8 persen. Hal ini tidak terlepas dari kesadaran seluruh karyawan ATB akan pentingnya melakukan perubahan untuk menyelamatkan lingkungan.

Mewujudkan eco-office memberi keuntungan terhadap kelestarian lingkungan, yang secara ekonomi juga terbukti menguntungkan. Tempat kerja yang nyaman dan sehat, akan meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas karyawan. (*)