batampos.co.id – Panggung Republik Rumahitam Batam Berpuisi (RBB) kembali digelar dengan tema ”Khairil Belum Mati”, Selasa (30/7/2019).
Kegiatan ke-50 ini sekaligus memperingati Hari Puisi 26 Juli lalu dengan megundang tokoh teraju utama, Candra Ibrahim.
Perdana Menteri Rumahitam Batam Berpuisi (RBB) Yab Tuan Sudirman El Batami mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda panggung puisi bulanan.
Tak hanya membaca puisi, panggung RBB juga dimeriahkan dengan seni tari, seni rupa, teater, dan seni musik.
”Di panggung ini setiap bulannya akan berkumpul seniman, termasuk pemerhati seni di Batam,” ujar Sudirman yang didamping Presiden RBB, Tarmizi Rumahitam.

Sudirman mengapresiasi kedatangan tokoh muda, Candra Ibrahim. Menurut dia, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri ini memiliki semangat untuk kemajuan daerah di bidang jurnalistik.
”Jadi, kaitan Candra dengan Khairil Anwar, pada usianya muda energik dan pemikiran cemerlang menuangkan kata,” ujarnya.
“Hanya saja, Khairil memberitakan peristiwa pada saat kemerdekaan dengan karya sastra puisi dan esai serta mengabarkan kepada semua pihak tentang situasi bangsa saat itu,” jelasnya.
“Begitu juga Candra, dari usia muda hingga sekarang yang berkiprah di bidang jurnalistik yang tidak jauh berbeda dengan kerja sastra,” kata Sudirman lagi.
Sudirman menambahkan, kedatangan Candra tidak hanya untuk berpuisi. Pria yang menjabat sebagai Direktur Utama Batam Pos tersebut turut menyampaikan orasi budaya tentang Khairil Anwar pada masa hidupnya dan relevansinya terhadap situasi berbangsa dan bernegara hari ini.
Sementara itu, Presiden RBB, Tarmizi Rumahitam turut mengajak masyarakat umum untuk hadir dalam acara ini.
Menurut dia, puisi juga instrumen yang paling utama dalam melahirkan bangsa dan negara Indonesia.
”Dengan puisi Indonesia diakui sebuah bangsa dan negara, bukan dengan senjata,” kata Tarmizi.(ofi)
