Kamis, 30 April 2026

BP Batam Gelar Pelatihan Budidaya Ikan Guppy dan Aquascape

Berita Terkait

batampos.co.id – Direktorat Pemanfaatan Aset BP Batam menggelar Pelatihan Agrowisata selama 2 Selasa (30/7/2019) hingga Rabu (31/7/2019) di Fisherism Tanjungriau, Kota Batam.

Dari rilis yang diberikan Humas BP Batam, Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam, Herawan, mengatakan, kegiatan itu digelar sebagai salah satu cara untuk mengoptimalisasikan aset yang dimiliki BP Batam.

“Tema pelatihan kali ini tentang pengembangan bisnis Agrowisata berbasis perikanan–budidaya ikan guppy dan aquascape,” katanya, Selasa (30/7/2019).

Pihaknya menggandeng Jogja Tourism Training Center untuk memberikan pelatihan kepada peserta.

Pelatihan kali ini kata dia, merupakan seri ke 2 dari 6 seri pelatihan Agrowisata yang diselenggarakan kedua lembaga di tahun 2019.

“Pengelola aset di lingkungan BP Batam sedang giat-giatnya merubah mindset dan bekerja lebih keras untuk meningkatkan aset menjadi lebih produktif,” jelasnya.

Para peserta yang mengikuti pelatihan budidaya ikan guppy dan aquascape di fiserism Tanjungriau, Kota Batam. Foto: Dokumentasi Humas BP Batam untuk batampos.co.id

“Ketika aset tidak produktif, bukan hanya masalah beban pemeliharaan, tetapi dampak yang lebih besar lagi adalah besarnya cost karena tidak melakukan apa-apa,” katanya lagi.

Ketua Panitia, Irfan Widyasa, menyebutkan tujuan penyelenggaraan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kapasitas SDM pengelola dan penyewa kawasan agrobisnis BP Batam.

Serta UMKM di Llngkungan kantor seksi agribisnis Tanjungriau.

“Para peserta diberikan pemahaman dasar tentang pengetahuan dan keterampilan menangkap peluang serta budidaya ikan guppy dan aquascape,” ujarnya.

Pelatihan yang diberikan lanjutnya, meliputi aspek operasional, pemasaran, dan praktek teknik pembuatan.

“Peserta berjumlah 29 orang, terdiri dari penyewa perikananan di kawasan agromarina dan fisherism Tanjungriau,” jelasnya.

“Pemandu wisata lepas dari masyarakat sekitar lokasi, komunitas ikan hias di Batam, ibu-ibu PKK Temiang, dan ada pelukis mural Batam,” tambahnya.

Sebelumnya Direktorat Pemanfaatan Aset telah menyelenggarakan Pelatihan seri pertama tentang Penyelenggaraan Mice pada 26 Juni 2019.

Ke depan masih akan diadakan pelatihan secara continue setiap bulannya.

Adapun materi tentang agrowisata berbasis peternakan domba, tanaman bunga dan rumput hias, manajemen seni pertunjukan dan pengembangan pusat jajanan.

Ia berharap dari pelatihan tersebut, dapat mengangkat level kegiatan agrowisata di aset agribisnis BP Batam ke tingkat yang lebih tinggi.

Dengan harapan dapat menarik minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Pelatihan kali ini masih dibuka pendaftaran untuk pelatihan seri agrowisata berikutnya. Informasinya bisa dilihat di bit.ly/PelatihanAgrowisata2019,” tutup Irfan.(*/esa)

Update