batampos.co.id – Permainan tradisional gasing ikut dilombakan dalam memeriahkan perhelatan Funtouristic Festival 2019 di Bukit Cemaka, Ranai. Lomba gasing tradisi-onal ini dibuka Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna Hardinansyah, Senin (29/7).
Hardinansyah menuturkan, permainan gasing merupakan warisan seni budaya asli Natuna yang harus dijaga kelestariannya. Salah satu cara-nya memasukkannya ke dalam event besar seperti Funtouristic Festival yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna.
“Saya harap ke depan permainan ini lebih ditingkatkan sebagai upaya melestarikan permainan gasing.”
Hardinansyah berencana menjadikan lapangan permainan gasing yang ada di Bukit Cemaka diusulkan menjadi lapangan permanen.
Sehingga kelak menjadi salah satu objek wisata Natuna.
Ia berharap permainan ga-sing ini tidak hanya dimainkan atau dilombakan setahun sekali seperti pada Funtouristic Festival, tetapi juga dalam kegiatan lainnya.
Panitia pelaksana Hairunnazar mengatakan, festival gasing ini dilaksanakan selama dua hari. Jumlah peserta yang mengikuti 10 grup. Tiap grup terdiri dari 10 sampai 15 orang.

Total hadiah yang telah disiapkan panitia sebesar Rp 20 juta dipotong pajak. Juara I berhak mendapatkan hadiah Rp 5.625.000, juara II Rp 4.125.000, juara III Rp 3 juta, dan juara IV Rp 2.225.000. (arn)
