Jumat, 3 April 2026

Taekwondoin Kharisma Bangsa Ikut Ujian Sabuk Hitam DAN Kukkiwon

Berita Terkait

batampos.co.id – Sebanyak 8 taekwondoin Kharisma Bangsa mengikuti ujian kenaikan tingkat (UKT) sabuk hitam di DC Mall, Jumat (2/8/2019).

Materi yang diujikan pada ujian itu berupa, pukulan tangkisan dan tendangan, lalu kyorugi atau fighting, kemudian poomsae atau jurus, selanjutnya hosinsul, serta kyukpa atau pemecahan benda keras

Ujian kenaikan sabuk tersebut dibuka Ketua UTI Pro Kepri, Rudy Alie.

Sementara penguji masing-masing Master Siauw Lung Wu, Sabeum Nim Soewito, Sabeum Yopi, Sabeum Imanuel, Sabeum Brandon, Sabeum Bramantya, Sabeum Henderi, Sabeum Bintang Dimas Fairuz Wanas, Sabeum Nadisha, dan Sabeum Mohamad Maulana Rafli.

Dalam sambutannya, Rudy, mengatakan, UKT dilakukan secara regular tiga kali dalam setahun ini juga semakin terarah.

Serta efektif ketika salah satu prosesnya dilakukan dengan mengkolaborasikan materi teknis ujian dengan suatu kegiatan yang berorientasi pada pembentukan motivasi dan semangat soliditas.

“UTI Pro Kepri konsisten dalam melakukan fokus pembinaan dan prestasi,” ujarnya.

“Fokus kami juga bukan cuma soal teknis, tapi juga terkait dengan masalah fisik dan mental,” kata dia lagi.

Sabeum Soewito Trikusuman (paling kiri) bersama para Taekwondoin Kharisma Bangsa. Foto. Iman Wachyudi/batampos.co.id

Oleh karenanya, lanjutnya, UTI Pro Kepri mensinergikan materi UKT ini dengan penilaian fisik, mental dan motivasi berprestasi para taekwondo.

Ditambahkan Rudy, tujuan penting UKT bukan saja terletak pada penilaian teknis, namun lebih dari itu.

Tujuan penting UKT kata dia, adalah sebagai pintu masuk untuk bersama-sama bersatu bagi elemen taekwondo Kepri dalam hal pembinaan, pengembangan dan prestasi, secara khusus orientasinya yakni untuk makin fokus menggapai target mempertahankan gelar juara.

Menurut Rudy, agenda ujian kenaikan tingkat DAN (Sabuk Hitam) dengan sertifikasi level internasional ini atau lebih dikenal dengan “DAN KUKKIWON”, secara rutin dilaksanakan oleh pengurus UTI Pro Kepri.

Dalam upaya pengembangan Taekwondo di Kepri, dengan harapan agar taekwondo di Kepri ini semakin diminati dan digemari oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua Bidang Ujian Kenaikan Tingkat UTI Pro Kepri, Sabeum Soewito Trikusuman, mengatakan, penyelenggaraan ujian kenaikan sabuk hitam, berlaku sama bagi seluruh organisasi beladiri taekwondo yang ada di Indonesia.

Peserta yang dinyatakan lulus, mendapat ijazah atau sertifikat bertaraf internasional yang dikeluarkan lembaga sertifikasi taekwondo dunia di Korsel.

Soewito berharap, dengan ujian ini, para taekwondoin dapat meningkatkan pengalaman dan kemampuannya agar bisa bersaing di kejuaraan-kejuaraan yang lebih besar lagi.

Tetapi yang paling penting katanya, dari ujian ini anak asuhnya dapat menjadi pribadi yang baik.

Adapun yang meraih sabuk hitam dari 8 Taekwondoin Kharisma Bangsa yaitu, Fatimah Azzahra, Husein, Rasyad Reyhan El Midi, Rashida Yasmine El Midi, Ferllysa, M Bastanjar, dan Vane Pisco. (iwa)

Update