batampos.co.id – Selama enam bulan terakhir atau hingga Juni 2019, sudah puluhan orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Barelang.
Kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas mencapai Rp 547 juta.
Wakil Kasat Lantas Polresta Barelang AKP Kartijo mengatakan, kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan meninggal dunia itu mayoritas disebabkan oleh kelalaian pengendara.
“Dari data yang tercatat oleh Unit Laka Lantas, ada 41 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas,” ujarnya, Jumat (2/8/2019).
Kata dia, tingginya angka kecelakaan lalu lintas tersebut menjadi perhatian serius jajaran Sat Lantas Polresta Barelang.
“Kalau untuk bulan Juli, saya belum mendapatkan laporannya dari Unit Laka Lantas, yang jelas, angka itu dalam kategori tinggi,” kata Kartijo lagi.

Sedangkan jumlah korban luka berat sebanyak 50 orang dan luka ringan 359 orang dengan jumlah kecelakaan sebanyak 293 kasus.
“Kerugian material yang terjadi akibat kecelakaan Rp 547 juta,” jelasnya.
Menurutnya, kecelakaan juga karena kelalaian pengendara yang ugal-ugalan saat mengendarai kendaraan.
Sehingga tidak memperhatikan faktor keselamatan di jalan raya. Sedangkan, laka lantas yang melibatkan sepeda motor, rata-rata tidak melengkapinya dengan perlengkapan keselamatan.
Berbagai langkah sudah dilakukan untuk menekan dan meminimalisir kasus laka lantas. Mulai dari sosialisasi ke sekolah, memasang baleho disetiap jalan yang ada.
“Semua dimulai dari kesiapan pengemudi, dan kendaraan yang digunakan,” ujarnya.
“Lebih baik periksa kembali surat-surat kendaraan dan perhatikan lagi kelayakan kendaraan sebelum berangkat,” jelasnya lagi.
Selain imbauan, pihaknya juga akan selalu melakukan operasi rutin untuk melakukan pengecekan terhadap kelengkapan kendaraan.
Sebab, menurut dia, hal ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menanamkan kesadaran akan tertib lalu lintas kepada masyarakat.
“Salah satunya dengan operasi yang kita laksanakan dengan Dispenda. Sampai hari ini (Jumat, red) kita sudah mengeluarkan tilang kepada ratusan pengendara,” imbuhnya.(gie)
