Jumat, 3 April 2026

Jalanan Penuh Debu Berasal dari Truk Pengangkut Tanah Bak Terbuka

Berita Terkait

batampos.co.id – Jalan R Suprapto yang memisahkan Batuaji dan Sagulung dipenuhi debu tanah liat. Tanah tersebut berasal dari truk pengangkut tanah dengan bak terbuka yang melintas di jalan raya.

Yang paling parah adalah di putaran U dekat Kelurahan Tembesi. Debu pekat di jalan membuat pengendara harus menutup mulut dan hidung jika melintas di sana. Bahkan pohon di sekitarnya berubah warna kekuningan karena tertutup debu.

“Ini paling parah. Debunya sangat pekat. Apalagi musim kemarau. Sangat rawan terkena ISPA,” kata Wandi, seorang pedagang di Simpang Barelang, Sabtu (3/8).

Seorang pengendara, Michel, warga Batuaji, mengatakan, debu pekat di jalan raya tersebut sudah berlangsung beberapa minggu. Ia kecewa terhadap Dishub karena tak kunjung menertibkan truk pengangkut tanah yang se-akan kebal hukum.

Truk tanah melintas di jalan R Suprapto.
foto: batampos.co.id / dalil harahap

“Aneh saja kalau Dishub membiarkan begitu saja. Karena setahu saya, ini sudah sering masuk ke koran tapi kok tak ditertibkan ya. Apa ada sesuatu di balik ini? Kasihan pengguna jalan harus menghirup debu karena ulah kontraktor nakal,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Rustam Efendi beberapa pekan yang lalu mengaku sudah berulangkali meminta sopir truk agar menggunakan penutup saat membawa material bangunan.

Rustam juga mengatakan, pihak truk atau proyek juga berkewajiban membersihkan jalan yang kotor akibat ulah mereka, ketika sisa material tanah berserakan di jalan.

“Ada ketentuan yang harus dipenuhi truk pe-ngangkut tanah dalam kegiatan operasional, selain wajib dilengkapi terpal penutup, jalanan yang dilalui juga harus ditentukan,

terutama perihal pengaturan waktu operasional jalan di luar waktu sibuk lalu lintas,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kota Batam Werton P untuk aktif melakukan razia di sana. Keluhan terkait debu ini sudah sering ia dengar. “Ja-ngan hanya imbauan saja. Pemerintah harus tegas. Masyarakat dan pengguna jalan banyak yang dirugikan,” ujarnya singkat. (cr1)

Update