batampos.co.id – Upaya mengantisipasi berbagai potensi ancaman terus dilakukan oleh pemerintah.
Terbaru, Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama TNI menunjukan langkah serius untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam pertempuran kota.
Secara resmi mereka memulai proyek pembangunan fasilitas latihan pertempuran kota. Fasilitas yang dibangun untuk meningkatkan kemampuan pasukan khusus TNI.
Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, menjelaskan, instansinya sengaja membangun fasilitas tersebut di Batujajar, Jawa Barat.
Tujuannya supaya dapat dipakai bersama-sama oleh pasukan infanteri TNI AD, Kopassus, Marinir, maupun Paskhas.
Selain itu, Koopssus TNI yang belum lama diresmikan oleh panglima TNI juga bisa memakai fasilitas itu untuk berlatih.
”Baik untuk latihanan khusus maupun untuk persiapan operasi,” terang dia.
Pria yang pernah bertugas sebagai panglima Kostrad dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menyampaikan, bahwa Kemhan menginisiasi pembangunan fasilitas latihan pertempuran kota demi prajurit TNI.

Bukan hanya supaya kemampuan meningkat, Ryamizard juga ingin mereka semakin profesional.
”Dalam menghadapi potensi ancaman perang kota di wilayah Indonesia,” jelasnya.
Dengan keberadaan fasilitas tersebut, Ryamizard menginginakan prajurit TNI bisa semakin sering berlatih pertempuran kota.
Sebab, dia sangat yakin lewat latihan kemampuan prajurit diasah.
”Latihan sangat penting. Bagi saya dari dulu latihan itu adalah kesejahteraan bagi prajurit,” imbuh dia.
Karena itu, latihan juga harus dikembangkan. Baik latihan untuk perorangan, satuan, gabungan, maupun latihan bersama angkatan bersenjata negara lain.
Ryamizard juga menyampaikan, fasilitas latihan pertempuran kota merupakan salah satu wujud komitmen Kemhan untuk terus meningkatkan kemampuan prajurit TNI.
Khususnya pasukan khusus yang saat ini dimiliki oleh semua matra. Harapannya, mereka semakin andal dalam menjalankan tugas yang butuh kemampuan khusus dengan tingkat kecepatan gerak dan keberhasilan tinggi.
Selain itu, fasilitas tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu sarana antisipasi ancaman terorsme yang kini terus berubah.
Danjen Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengapresiasi langkah Kemhan yang telah menginisiasi pembangunan fasilitas tersebut.
”Fasilitas latihan pertempuran kota sangat mendukung operasi baik dalam negeri maupun luar negeri,” terang doa.
Menurut Cantiasa, fasilitas itu bisa dipakai untuk menggambarkan situasi sebenarnya dalam latihan pertempuran kota.
Dia menyampaikan, fasilitas tersebut bisa dipakai untuk menaikan level kemampuan sumber daya manusia (SDM) TNI.
Termasuk di antaranya yang berada dalam Kopassus. Dia juga senang karena pemerintah melalui Kemhan terus mendukung pengadaan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan prajurit.(syn/jpg)
