Jumat, 24 April 2026

Natuna Waspada Kabut Asap

Berita Terkait

batampos.co.id – Kabut asap kiriman berpotensi menyelimuti wilayah Natuna, setelah beberapa daerah di Indonesia terjadi kebakaran hutan se­perti di Kalimantan.
Kebakaran hutan di wilayah Kalimantan yang posisinya sangat dekat dengan Natuna, membuat Natuna menjadi langganan asap kiriman.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Ranai Asrul Saparudin menjelaskan, saat ini terdeteksi sejumlah titik panas di Kalimantan. Meski saat ini tidak berdampak kabut asap, dikhawatirkan asap kiriman akan terbawa angin ke Natuna.

”Untuk sementara kabut asap masih tidak terdeteksi, dan di wilayah Natuna tidak terdeteksi titik panas akibat kebakaran. Tapi berdasar pantauan satelit saat ini, terpantau cukup banyak sebaran titik panas di wilayah Kalimantan ,” jelasnya, Senin (5/8).

Ia berharap pihak terkait di Kalimantan mampu mengatasi kebakaran hutan agar asapnya tak menyebar ke Natuna.

Menurut Asrul, secara umum cuaca di Natuna masih cerah dan berawan. Namun, kondisi angin cukup kencang, yang bertiup dari selatan menuju barat daya dengan kecepatan 30 kilometer hingga 40 kilometer per jam.

Sejumlah pengendara melintas di Jalan DKW Mohd Benteng, Ranai. Kemarin, belum terlihat adanya kabut asap kiriman, meski wilayah Kalimantan terdeteksi sebaran titik panas yang dapat berimbas ke Natuna.

Dikatakannya, masyarakat perlu waspada terhadap awan CB (awan gelap dan tebal) karena dapat menimbulkan hujan lebat, dengan disertai petir dan angin kencang yang menyebabkan terjadinya gelombang laut tinggi secara tiba-tiba.

”Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin kencang yang dapat menyeJangan berlindung di bawah pohon jika terjadi hujan di-sertai kilat dan petir,” ujarnya.

Selain itu, perlu juga diwaspadai tinggi gelombang, terutama nelayan dan kapal ukuran kecil saat berlayar. (arn)

Update