batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polresta Barelang menangkap dua perampok yang menyamar sebagai polisi saat melakukan aksinya.

Mereka ialah YR, 18, dan I, 18. Keduanya ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Barelang di kawasan Batamindo, Mukakuning, Selasa (7/8/2019).

Saat ditemui di Satreskrim Polresta Barelang, Yulian mengatakan, aksi perampokan ini bermula ketika ia bersama Ilham merental mobil selama dua hari sejak Minggu (4/8/2019).

Namun, karena tidak ada uang untuk membayar rental mobil, ia bersama Ilham berusaha meminjam uang.

”Seharusnya hari Senin harus dipulangkan mobilnya, tapi karena tidak ada uang kami nambah satu hari lagi sampai Selasa sambil cari uang untuk bayar rental,” kata YR.

Karena tidak dapat pinjaman uang dari teman-temannya, YR kemudian mengajak Ilham untuk mencari Pekerja Seks Komersial (PSK).

YR (kaos oranye) saat dimintai keterangan oleh penyidik Polresta Barelang, kemarin. Foto: Eggi Idriansyah/batampos.co.id

Selanjutnya, mereka menuju ke lokalisasi Pokok Jengkol untuk mencari PSK dan bertemu dengan De.

”Kami ajak untuk keluar untuk main di kosan, tapi ceweknya tidak mau, kami ajak ke hotel di Sekupang dia mau,” kata dia lagi.

Namun setelah di dalam mobil De, justru dibawa keduanya ke Pantai Dangas. Setelah memuaskan nafsunya, pada Senin (5/8/2019) malam, pelaku kemudian mengaku kepada PSK tersebut bahwa mereka anggota polisi yang sedang mencari target operasi peredaran narkoba di lokalisasi Pokok Jengkol.

”Saat itu dia menangis, kawan saya ada ambil barang dari dashboard mobil, seolah-olah itu senjata untuk mengancam,” tuturnya.

“Tapi saya tidak tahu itu apa. Waktu diancam itu, baru diambil uang Rp 600 ribu sama HP (ponsel) Evercross,” jelasnya lagi.

YR mengatakan, mereka mengaku sebagai anggota polisi agar korban tidak berteriak saat mereka mengambil barang-barang berharganya.

Ponsel tersebut dijual YR seharga Rp 200 ribu yang digunakan untuk membayar rental mobil.

”Siang harinya, kami ditangkap di Batamindo pas lagi kerja di rumah makan, cewek itu lapor ke sekuriti dan kemudian lapor ke polisi,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan, mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mendalami keterangan kedua pelaku.

“Pengakuan mereka, aksi ini baru satu kali mereka lakukan karena tidak ada uang untuk membayar rental mobil,” paparnya.

”Kami akan kumpulkan lagi beberapa barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya lagi.(gie)