Jumat, 17 April 2026

SMKN I Batam Jadi Pelopor Lembaga Sertifikasi Profesi SMK di Provinsi Kepri

Berita Terkait

batampos.co.id – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Batam terus berbenah untuk mencetak lulusan yang mampu bersaing dengan dunia kerja.

Satu yang sedang fokus dipersiapkan saat ini adalah sertifikasi profesi siswa. Siswa tamatan SMKN I akan dibekali dengan sertifikat profesi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Direktur LSP SMKN I Batam, Zulfahmi, mengatakan, sertifikasi dilakukan di sekolah sendiri dalam sebuah wadah yang disebut Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SMKN I Batam.

LSP SMKN I lanjutnya sudah ada sejak 2015 lalu. Namun masih terbatas di dua jurusan, yakni teknik komputer dan jaringan (TKJ) serta teknik mesin.

“Tahun ini ruang lingkup bidang sertifikasi berhasil ditambah empat lagi,” jelasnya, Kamis (15/8/2019).

“Di antaranya teknik mekatronika, otomasi industri, pengelasan dan elektronika industri,” kata dia lagi.

Saat ini lanjutnya, semua bidang keahlian sudah ada. “Insyallah sekitar 450 an siswa akan mengikuti proses sertifikasi tahun ini,” ujarnya.

Asesori LSP SMKN I menilai proses sertifikasi seorang siswi SMKN I. Foto: Eja/batampos.co.id

LSP SMKN I Batam terang Zulfahmi, merupakan lembaga sertifikasi resmi di bawah naungan BNSP.

Kata dia, LSP SMK baru ada di tiga sekolah di Kepri dan SMKN I Batam sebagai pelopor. Sehingga Direktorat Pembinaan SMK juga memberikan mandat agar SMKN I Batam mengajak dan membimbing SMK lain untuk membentuk LSP di sekolah masing-masing.

Karena kata dia, LSP salah satu terobosan dari program revitalisasi SMK.

“Semua SMK seharusnya punya LSP, kami diberi mandat untuk mengajak dan membimbing SMK lain untuk dirikan LSP di sekolah masing-masing,” paparnya.

“Anak-anak yang tamat harus punya sertifikasi sehingga bisa bersaing di dunia kerja,” tuturnya.

LSP SMKN I Batam juga menerima titipan sertifikasi dari SMK lain. Dalam artian, siswa dari SMK lain bisa disertifikasi oleh LSP SMKN I sesuai dengan bidang sertifikasi yang tersedia.

“Kita punya asesor yang handal dari berbagai sekolah dan lembaga sertifikasi yang handal,” jelasnya.

“Siswa sekolah lain bisa bergabung ke LSP kami. Nanti penilaian tetap di BNSP,” ujar Zulfahmi lagi.

Kepala SMKN I Batam, Lea Lindrawijaya Suroso, menambahkan, sertifikasi siswa tamatan SMK adalah sebuah keharusan.

Sebab sudah masuk dalam program revitalisasi SMK yang tertuang dalam Instruksi Presiden nomor 9 tahun 2016 tentang penguatan SMK.

Untuk itu kepada sekolah lain yang belum memiliki LSP segera mendirikan LSP dan LSP SMKN I siap mendamping.

“Begitu juga untuk sertifikasi siswa bisa koordinasi dengan kami sehingga disertifikasi melalui LSP yang sudah ada ini,” imbau Lea.(eja)

Update