batampos.co.id – Sebagai perusahaan penyedia air bersih bagi masyarakat Batam, ATB diberi tanggung jawab memproduksi dan mendistribusikan air bersih sesuai standar yang ditentukan pemerintah melalui Permenkes.

Air perpipaan yang dikelola ATB untuk 280 ribu lebih pelanggan di Pulau Batam, pada saat tertentu tidak mengalir lancar.

Sebagian besar suplai air bersih terganggu oleh kebocoran pipa distribusi ATB oleh pihak eksternal.

“Kami tentu berupaya memberikan pelayanan maksimal ke semua pelanggan,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, Jumat (16/8/2019).

“Air bersih ATB terkadang terganggu oleh aktifitas pihak ketiga (eksternal) seperti terkena alat berat, kondisi ini tentu berpengaruh pada suplai yang diterima pelanggan,” katanya lagi.

Kebocoran pipa ATB oleh pihak ketiga terkadang tidak bisa diprediksi. Tidak adanya koordinasi yang baik dari pihak ketiga kepada tim ATB pun, membuat ATB menjadi dirugikan.

Dari jumlah kebocoran pipa ATB sebanyak 198 titik setiap bulannya, 150 titik diantaranya bahkan diakibatkan oleh pihak ketiga.

“Kebocoran pipa ATB akan berdampak luas ke pelanggan, tidak hanya suplai yang terganggu, air bersih yang telah diproduksi jadi terbuang dalam jumlah yang tak terhitung,” jelasnya.

Tim ATB menanngani salah satu kebocoran pipa yang terjadi beberapa waktu lalu, kebocoran pipa ATB mempengaruhi sulai air ke pelanggan. Foto: ATB untuk batampos.co.id

“Apalagi pipa yang bocor berukuran besar,” katanya lagi.

ATB berupaya menjaga suplai air dengan mengalirkan air sesuai kebutuhan ke pelanggan. Saat terjadi kebocoran jaringan pipa, ATB juga tidak tinggal diam.

Respon cepat dari tim khusus perbaikan berupaya menanggulangi tiap kali ada kebocoran pipa.

“Disatu sisi air yang terbuang akibat kebocoran harus diminimalisir, agar suplai air bisa dialirkan sesegera mungkin,” jelas Maria.

Pelanggan ATB juga harus memahami kondisi kebocoran pipa ATB yang terjadi di beberapa wilayah.

Meski kita sama-sama tidak mengharapkan terjadinya kebocoran, namun aset-aset ATB di lapangan banyak jadi korban “tergaruk alat berat”

“Pipa bocor tentu tidak bisa kita prediksi, setiap saat bisa saja terjadi,” tuturnya.

“Untuk itu, pelanggan juga harus memahami kenapa pipa ATB sampai bocor dan suplai air sampai terhenti tanpa ada pemberitahuan sebelumnya,” katanya lagi.

“Mempersiapkan tampungan air di rumah jadi langkah tepat yang harus kita siapkan agar tetap bisa beraktifitas menggunakan air saat suplai terganggu,” jelas Maria.

Saat terjadi gangguan suplai, baik kondisi emergency maupun pekerjaan yang telah terjadwal, ATB cukup aktif menyampaikan informasi.

ATB menyediakan beragam sarana pelayanan terkini yang bisa diakses kapan saja mulai dari website, ATB mobile app, WA broadcast, media sosial hingga media cetak.

Update informasi pekerjaan atau kebocoran pipa ATB yang kita share akan sangat dibutuhkan pelanggan,” tambah Maria.

Namun dalam banyak kesempatan terjadinya kebocoran pipa ATB, masih banyak pelanggan yang mengeluh dan mempertanyakan mengapa suplai air tidak mengalir.

Apabila terjadi kebocoran pipa, semua tim perlu melakukan persiapan untuk proses perbaikan pipa.

“Ya namanya pekerjaan emergency tentu baru diketahui setelah terjadi, dan itu diluar perencanaan ATB apabila terdapat kebocoroan pipa oleh pihak eksternal,” tambah Maria.

Penggunaan air bersih secara efisien harus semakin ditingkatkan, paran serta warga juga dibutuhkan guna menekan kebocoran.

Maria juga mengingatkan agar pihak-pihak yang hendak melakukan pengerjaan proyek hingga dapat berdampak pada pipa distribusi ATB agar menginformasikan terlebih dahulu kepada ATB.(*)