batampos.co.id – Wilayah Kota Batam masih aman dari kabut asap, dikarenakan asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan di beberapa wilayah di sekitar Kepri, tak melintasi atau sampai ke Batam.
Menurut Forecaster Stamet Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Ibnu Susilo, sejauh ini arah angin dari Riau tidak mengarah ke Batam.
”Kabut asap kiriman dari Riau belum sampai. Trajektori (lintasan) asap tidak mengarah ke sini,” kata Ibnu, Kamis (15/8/2019).
Kata dia, Stamet Hang Nadim akan terus melakukan pengawasan. Dii Batam lanjutnya belum terpantau titik api meski cuaca di Batam cenderung kering.
Kendati demikian, sambungnya, potensi kebakaran hutan sudah mulai turun. Berdasarkan dari Citra Satelit, potensi kemudahan terjadinya kebakaran ditinjau dari analisa parameter cuaca, status Batam yang awalnya di level merah, sangat mudah.

Sekarang ini mulai turun ke tidak mudah hingga aman. Untuk cuaca sendiri, Ibnu mengaku lapisan atas kelembabannya masih cukup rendah.
Lalu ditambah lagi dengan angin yang cukup kencang, sehinga potensi pembentukan awan konvektif berkurang.
”Potensi turunnya hujan cukup kecil. Kalaupun ada, hujan lokal,” ujarnya.
Kondisi ini, akan berlaku hingga akhir bulan. Kata dia, pada Kamis (15/8/2019), hujan lokal sempat turun di beberapa wilayah di Batam. Namun, intensitasnya masih rendah.
”Pantauan kami, terlihat ada di Nongsa, Seibeduk, Batam Kota, Kabil, Piayu, dan Galang,” sebutnya.
Walaupun potensi kebakaran berdasarkan parameter cuaca mulai turun, Ibnu berharap masyarakat tidak membakar sampah atau membakar lahan.
”Selalu berhati-hati dan jangan buang puntung rokok di sembarangan tempat,” pungkasnya.(ska)
