batampos.co.id – Pemadaman listrik terus berlangsung hingga saat ini tanpa adanya pemberitahuan sama sekali.

Rentang waktu pemadaman bisa mencapai dua jam, seperti yang terjadi di Sekupang dan Batamcentre dalam waktu tiga hari belakangan ini.

Corporate Secretary Bright PLN Batam, Denny Hendri Wijaya, mengatakan perbaikan pembangkit gas turbin di PLTG Tanjunguncang dan gas turbin di PLTG milik PT Dalle Energy Batam (DEB) di Panaran masih belum selesai.

Hal tersebut menyebabkan kemampuan pasokan listrik ke pelanggan sangat terbatas.

“Selain karena masih perbaikan, pemadaman yang terjadi pada tiga hari terakhir ini karena adanya gangguan berskala kecil pada pembangkit dan terjadi lonjakan pemakaian listrik akibat cuaca yang relatif panas,” jelasnya, Kamis (15/8/2019).

“Maka dari itu mengakibatkan kekurangan pasokan pada beban puncak di siang dan malam hari,” katanya lagi.

Ilustrasi

Denny mengatakan, apabila terjadi kekurangan pasokan listrik, maka PLN Batam akan segera mempublikasikan jadwal pemadaman melalui website dan media sosial lainnya.

Sehingga bisa diketahui pelanggan. “Demikian sebaliknya, jika pasokan daya listrik tercukupi maka pemadaman tidak akan terjadi,” ujar Denny.

Untuk meminimalisir dampak terjadinya pemadaman, PLN mengimbau kepada pelanggan untuk melakukan penghematan tenaga listrik pada saat waktu beban puncak.

Yakni pada pukul 09.30 – 12.00 WIB, beban puncak siang pada pukul 13.30 – 16.00 WIB, beban puncak malam pada pukul 18.00 – 21.00 WIB.(leo)