Kamis, 16 April 2026

Candra Ibrahim: Kemajuan Batam di Tangan Anak Muda

Berita Terkait

batampos.co.id – Mahasiswa memiliki posisi dan peran yang sangat vital dalam kehidupan kebangsaan Indonesia.

Mahasiswa sebagai bagian dari warga masyarakat juga mempunyai peran strategis dalam pemerataan serta pembangunan suatu daerah.

”Batam adalah masa depan kalian, 10 atau 20 tahun lagi Batam akan menjadi milik kalian. Oleh sebab itu, kalian harus menjadi bagian dari kemajuan Batam,” kata Direktur Utama Batam Pos, Candra Ibrahim, saat memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ibnu Sina Batam, Jumat (16/8/2019).

Menurut Candra, mahasiswa adalah bagian pemuda-pemudi yang berintelektual, memiliki kemampuan akademis yang baik.

Serta memiliki potensi serta motivasi untuk perubahan yang selalu ditung­gu perannya dalam pem­ba­ngunan.

Peran inilah yang dibutuhkan di dalam membe­rikan kontribusi demi terwujudnya Kota Batam yang maju.

”Kita tidak akan tahu kesuk­se­san itu akan hadir dari tangan atau kaki kalian sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, semangat itu harus dipupuk dari se­karang. Karena sekarang ini ada­lah generasi milenial, generasi milenial ini memiliki sifat melek IT, karena hampir se­tiap hari mahasiswa tidak akan jauh dari gadgetnya.

Gene­rasi milenial ini sangat kritis dan ingin selalu instan serta selalu ingin cepat dilayani. Generasi milenial, lanjutnya, adalah sebuah kekuatan dan peradaban dari sebuah daerah.

”Maka oleh sebab itu pemerintah hari ini kalau mau aman atau selamat adalah pemerintah yang jarak pemimpinnya tidak terlalu jauh dengan yang dipimpin,” jelas Candra.

Direktur Utama Batam Pos Candra Ibrahim memberikan pemaparan saat menjadi narasumber pada acara kuliah umum mahasiswa baru STIE Ibnu Sina di Aula Ibnu Sina Batam, Jumat (16/8/2019). Foto: Cecep Mulyana/batam pos.co.id

Selain kuliah umum, dalam acara itu juga dilakukan sesi tanya jawab. Jesika, mahasisswi STIE Ibnu Sina Batam, menanyakan suka duka menjadi Direktur Utama Batam Pos.

”Kalau sukanya banyak, apalagi dengan berita bisa memberikan informasi kepada masyarakat banyak,” jelasnya.

“Lewat berita juga menjadi kebahagian sendiri karena bisa memberikan sumbangsih kepada pemerintah daerah di dalam mengambil kebijakan,” papar Candra lagi.

Ningsih, mahasiswa lainnya, menanyakan proses tahap dari jurnalis hingga jadi Direktur Utama Batam Pos.

Menurut Candra, wartawan sudah ia geluti sejak 26 tahun silam. Bahkan ketika di kampus ia sudah mulai menulis pada media kampus yang saat itu bernama Surat Wahana Kampus Universitas Riau.

Candra kuliah juga nyambi menjadi wartawan di Riau Pos. Perjalanan itu ditempuh begitu saja, naik turun, pahit manis sudah ia lewati.

Bagaimana tahapan reporter menjadi ketua PWI, ia menjawab, pertama harus menjadi wartawan dulu.

Syarat jadi wartawan tidak harus muncul di Tv. Wartawan itu medianya Tv, online, majalah, dan koran.

”Kebetulan saya dipercayakan menjadi ketua PWI Kepri,” tutup Candra yang diakhiri tepuk tangan ratusan mahasiswa baru STIE Ibnu Sina Batam.

Ketua panitia acara, Abdul Aziz, mengatakan, kuliah umum oleh Direktur Utama Batam Pos ini adalah kelanjutan dari Perkenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Mahasiswa STIE Ibnu Sina Batam.

”Sebagai tokoh muda milenial dan sukses dalam karir, kita ingin pak Candra memberi­kan motivasi kepada mahasis­wa baru STIE Ibnu Sina Batam. Makanya kita hadirkan beliau sebagai pembicara,” katanya.

Selain Candra Ibrahim, hadir juga tokoh tokoh Kepri lainnya seperti Ismeth Abdullah dalam memberikan bimbingan bagi mahasiswa baru.

”Tujuannya kita ingin generasi milenial sekarang khususnya mahasiswa baru bisa melatih mentalnya, berfikir luas tentang kemajuan Kepri dan Kota Batam serta di dalam bidang pendidikan di kampus Ibnu Sina Batam,” jelasnya.(rng)

Update