batampos.co.id – Pemko Batam memastikan rencana pem­bangunan jalan lingkar (ring road) yang menghubungkan kawasan Tiban, Sekupang menuju Jodoh, Batuampar akan terus berjalan.

Bahkan, proyek itu dimulai dengan pelebaran Jalan di Tiban Princes, Sekupang.

”Jalan Tiban Princes itu cikal bakal menuju ke sana (pembangunan jalan lingkar, red),” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA), Yumasnur, Jumat (16/8/2019).

Pelebaran jalan Tiban Princes sendiri kini sedang dikerjakan dan akan dijadikan dua jalur, dari Jalan Gajah Mada hingga ke Cipta Land.

Jalan ini kemudian akan diteruskan di atas laut tembus ke Jodoh sekitar Pasar Induk, dan Hotel Pacific.

”Ini tentu akan jadi jalan alternatif dari Sekupang ke Jodoh atau sebaliknya,” jawab Yumas­nur, ketika ditanyakan tujuan dibangunnya jalan lingkar.

Sementara itu, Jalan Gajah Mada yang merupakan akses utama, dinilai kerap macet.
Akan tetapi, jalur di atas laut nanti belum bisa dipastikan kapan akan dimulai.

Terlebih, pembangunan itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Soal ini, Yumasnur menyatakan akan fokus terlebih dahulu pada pelebaran jalan di darat.

Proyek pelebaran Jalan Tiban Princes akan menjadi cikal bakal proyek pembangunan jalan lingkar Tiban-Jodoh. Foto: Yulitavia/batampos.co.id

”Darat dulu kita kerjakan, akan dilakukan bertahap. Anggarannya disesuaikan seiring waktu,” katanya.

Rencana pembangunan jalan lingkar ini sejatinya telah bergulir sejak 2017 lalu. Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat safari Ramadan di Masjid Al-Muhajirin, Tiban Indah, awal Juni 2017 lalu menjelaskan, pembangunan ring road ini dilakukan guna mengurai kemacetan.

Khususnya, untuk masyarakat Sekupang yang sering terjebak macet ketika ada kecelakaan atau peristiwa tertentu di Jalan Gajah Mada hingga Seiladi, Baloi.

”Di atas ring road, juga bisa lihat lampu-lampu di Singapura,” ucap Rudi kala itu.
Sementara itu, saat safari Ramadan di Masjid Al-Isra, Tiban III, akhir Mei lalu, janji Rudi dipertanyakan masyarakat.

Rudi mengatakan, ring road memang sudah menjadi bagian dari perencanaan pembangunan infrastruktur Pemko Batam.

Bahkan, pelebaran jalan dari Tiban Princess sampai ke Patam mulai dikerjakan tahun ini. Sebagai persiapan awal untuk pembangunan ring road Sekupang-Batuampar seperti yang diharapkan warga.

Rudi mengatakan, perencanaan pembangunan jalan Kota Batam sudah dibuat hingga lebih dari lima tahun ke depan.

Dan diperkirakan proses pelebaran jalan seluruh wilayah Kota Batam rampung di 2025 mendatang.

“2025 seluruh jalan utama hitungan kami selesai. Apalagi jika Allah izinkan, dipadukan antara Pemko dan BP, anggaran ini kita gunakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan kita semua,” pungkasnya.(iza/leo/nji)