batampos.co.id – Tindak pidana penipuan dengan modus hipnotis kembali terjadi di Kota Batam.

Seorang perempuan warga Batam berinisial Rs, menjadi korban hipnotis di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Batam Center.

Akibatnya, ia mengalami kerugian hingga mencapai Rp 60 juta. Kapolsek Batam Kota AKP Ricky Firmansyah membenarkan kejadian tersebut.

Menurut dia, kejadian itu dilaporkan oleh korban pada Selasa (30/7) lalu. Dalam laporannya, korban kehilangan sejumlah perhiasan berupa gelang, kalung, cincin, uang tunai Rp 2,9 juta dan uang dari dalam ATM sebesar Rp 34.530.000.

Baca Juga: Hati-hati Satu Penghipnotis Warga Negara Singapura Masih Berkeliaran di Kota Batam

”Saat ini sedang dalam penyelidikan dengan dibantu oleh Satreskrim Polresta Barelang. Untuk perkembangannya sampai saat ini, yang pasti identitas pelakunya sudah kami kantongi,” ujarnya.

Ricky menjelaskan, dari keterangan korban kepada penyidik Unit Reskrim Polsek Batam Kota, awalnya korban bertemu dengan beberapa orang di kawasan mal itu dan menawarkan berlian.

Karena tertarik, pelaku kemudian membawa korban ke dalam mobil pelaku yang tengah terparkir di kawasan mal.

Tim Reskrim Polresta Barelang mengapit salah seorng tersangka pelaku hipnotis, Jon Hendri (tengah) di empat lokasi di Kota Batam. Beberapa waktu lalu, pelaku hipnotis kembali memakan korban, kerugiannya mencapai Rp 60 juta. Foto: Polresta Barelang untuk Batam Pos

Setelah berada di dalam mobil, salah satu pelaku kemudian mengeluarkan sebuah barang berbentuk berlian dari dalam mulutnya.

Dimana, kepada korban barang itu dikatakan memliki sejumlah khasiat jika dimasukkan ke dalam air. Korban yang saat itu dalam keadaan tidak sadar, mulai mengikuti permintaan pelaku.

”Di situ korban memberikan barang berharganya dan dimasukkan ke dalam tisu untuk diserahkan kepada pelaku,” jelasnya.

Baca Juga: Ini Dia 4 Lokasi yang Kerap Didatangi Pelaku Hipnotis di Kota Batam

“Korban baru sadar saat diturunkan di halte depan mal. Saat itu, SMS banking masuk ke handphone-nya yang memberikan notifikasi telah melakukan penarikan uang Rp 34,5 juta,” kata dia lagi.

Akibat kejadian tersebut, korban langsung mendatangi Mapolsek Batam Kota untuk membuat laporan.

Dari laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Batam Kota bersama dengan Satreskrim Polresta Barelang mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi di lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti.

”Sekarang masih dalam penyelidikan. Diduga, mereka ini komplotan hipnotis yang sudah sering beraksi di Kota Batam,” imbuhnya.(gie)