batampos.co.id – PT. Adhya Tirta batam (ATB) telah merampungkan perbaikan terhadap kebocoran pipa DCIP 600 mm di Duriangkang, tepatnya di depan perumahan Winner Rabu (21/8) pukul 17.52 WIB. ATB mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada agar proses perbaikan bisa selesai dengan cepat.

“Perbaikan kebocoran telah ditangani dengan baik. Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada pelanggan yang sudah sabar dan kooperatif selama proses pengerjaan berlangsung,” Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.

Seperti diketahui, ATB melakukan 2 pekerjaan besar pada Selasa (20/8/2019) malam hingga Rabu (21/8/2019) dini hari. Yakni perawatan trafo 2.500 KVA di Instalasi pengolahan Air (IPA) Duriangkang, dan relokasi pipa distribusi pada 3 titik di Batuaji.

Pekerjaan relokasi pipa distribusi pada 3 titik di Batuaji merupakan bagian dari upaya ATB mendukung program pelebaran jalan pemerintah. ATB merelokasi pipa distribusi utamanya, agar proses pelebaran jalan pemerintah bisa berjalan lancar.

Kedua pekerjaan tersebut selesai tepat waktu. Namun saat proses normalisasi, pipa di Duriangkang, tepatnya di depan perumahan Winner mengalami kebocoran. Kondisi ini menyebabkan aliran air yang melalui pipa tersebut harus dihentikan.


ATB telah menyelesaikan perbaikan kebocoran pipa 600 mm di Duriangkang pada Rabu (21/8/2019) pukul 17.30 WIB

Wilayah yang dialiri melalui pipa tersebut mengalami gangguan suplai. Diantaranya Batam Centre, Tanjung Uncang dan sebagian wilayah Batu Aji.

Tak lama setelah kebocoran diketahui, ATB telah menurunkan tim untuk melakukan perbaikan. Tim telah bekerja keras untuk mengupayakan perbaikan kebocoran berjalan secepat mungkin, agar suplai bisa kembali normal.

ATB mengerahkan seluruh sumberdaya yang dimiliki guna mendukung proses perbaikan. Termasuk menurunkan alat berat untuk membantu percepatan perbaikan kebocoran.

Progres perbaikan dilaporkan secara berkala melalui sejumlah kanal yang dimiliki ATB. Mulai dari SMS Gateway, Whatsapp (WA) Broadcast, Media Sosial, press rilis di media online dan lain sebagainya. Dengan demikian, ATB memastikan pelanggan bisa memantau sejauh mana progres perbaikan telah dilakukan.

Petugas pelayanan ATB juga turut siaga melayani setiap keluhan yang masuk. ATB menyediakan jalur Help Desk untuk merespon keluhan pelanggan terkait gangguan suplai. Tanpa perlu antri, pelanggan bisa mendapatkan penjelasan lengkap melalui petugas pelayanan ATB.

Permintaan tanki air juga direspon dengan baik. Koordinasi antar departmen berjalan cepat, untuk merespon kebutuhan-kebutuhan prioritas.

“Kami tak bisa memenuhi semua kebutuhan. Namun kami tetap mengirimkan tanki air ke wilayah-wilayah yang benar-benar membutuhkan,” papar Maria. (Sarma Haratua/ Corporate Secretary)