batampos.co.id – Tidak cukup dengan menunggu peserta mendaftar di kantor cabang, BPJS Kesehatan Cabang Batam terus melakukan kegiatan MCS (Mobile Customer Service) di berbagai wilayah.
Kegiatan MCS di berbagai wilayah tersebut dihimpun dalam Layanan Jemput Bola BPJS Kesehatan Cabang Batam untuk mempermudah peserta mendaftar menjadi peserta JKN-KIS.
Maucensia Septrina selaku Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Cabang Batam, menjelaskan, untuk bulan Agustus, jadwal Layanan Jemput Bola tanggal 13-16 Agustus berada di Kantor Kelurahan Batu Besar.
Kemudian tanggal 19-22 Agustus di Kantor Kelurahan Kabil, dan tanggal 26-29 Agustus di Kantor Kelurahan Sambau.
Seluruh kelurahan tersebut berada di Kecamatan Nongsa dan letaknya lumayan jauh dari kantor cabang BPJS Kesehatan.
Layanan Jemput Bola tersebut melayani pendaftaran peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), perubahan data peserta, pencetakan kartu JKN-KIS, pemberian informasi, penyampaian pengaduan dan registrasi mobile JKN.

Bagi peserta yang belum mendaftar cukup membawa persyaratan seperti fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi KTP, fotokopi buku rekening tabungan (BNI, BRI, Mandiri, BCA), fotokopi KTP pemilik rekening dan dilengkapi dengan materai 6000 kemudian langsung
mendapat nomor virtual account.
Muhammad Reza (19) adalah salah satu warga Batu Besar yang mendaftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS di Layanan Jemput Bola.
Ia mengaku mendapatkan info dari keluarga terkait pentingnya program JKN-KIS dan bersyukur dengan adanya Layanan Jemput Bola ini mendaftar jadi peserta lebih mudah dan tidak perlu antri.
“Saya daftar karena info dari keluarga tentang pentingnya program JKN-KIS, ini yang bayarkan tante saya,” ungkap Reza.
Menurut Reza, manfaat yang diberikan oleh program JKN-KIS sangat menolong ketika suatu saat nanti ia sakit. Ia tidak perlu memikirkan bagaimana harus membayar tagihan rumah sakit.
Selain itu Reza pun mengaku bahwa kalaupun nanti ia tidak menggunakan fasilitas program JKN-KIS baik rawat jalan maupun rawat inap, ia tidak merasa rugi membayar iuran karena dapat membantu sesama peserta.(*)
