batampos.co.id – Kemarau panjang terjadi di berbagai daerah di Kabupaten Lingga. Akibatnya, sejumlah daerah mengalami kekeringan. Selain itu, kemarau ini juga meng-akibatkan sumber air PDAM Kabupaten Lingga mengalami penyusutan debit air yang cukup signifikan.

“Saat ini kami menerapkan sistem penghentian pasokan air ke pelanggan secara bergilir. Kondisi ini dikarenakan sumber air menyusut banyak,” kata Direktur PDAM Kabupaten Lingga Sazali, Rabu (21/8/2019).

Sazali menambahkan, untuk pelanggan di Dabo Singkep, PDAM sebenarnya memiliki sumber air cadangan yakni dari sumber air di Kolong Serayak. Namun, sumber air tersebut belum dapat dimanfaatkan karena PDAM belum memiliki mesin pompa air yang layak.

Namun, untuk wilayah Daik Lingga, pada musim kemarau seperti saat ini, PDAM dapat memanfaatkan sumber air cadangan dari Lubuk Patmah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan karena di Daik, PDAM telah memiliki pompa air. Saat ini, pelanggan di Daik Lingga masih men­dapatkan pasokan air bersih.

Petugas PDAM membagikan air kepada warga menggunakan kendaraan roda tiga.
foto: batampos.co.id / wijaya satria

Untuk mengatasi kekurangan pasokan air di wilayah Dabo Singkep, PDAM mengupayakan pengiriman bantuan air kepada pelanggan yang sudah beberapa hari tidak mendapat pasokan air bersih ke rumah mereka. Saat ini pemberian air kepada pelanggan menggunakan kendaraan roda tiga, karena moda transportasi truk tangki masih diajukan.

“Saat ini kami sedang meng-ajukan dua unit truk pengangkut air sebagai tindakan pe-nanggulangan pemenuhan air bersih kepada pelanggan PDAM,” kata Sazali.

Pengoperasian dua unit truk tersebut di Dabo Singkep, dikarenakan Dabo Singkep belum memiliki mesin pompa air untuk memanfaatkan sumber bersih air cadangan.

Sazali juga mengharapkan kerja sama seluruh pelanggan PDAM agar dapat menyediakan tempat penyimpanan air jika pasokan air mengalir ke rumah mereka masing-masing. Pelanggan diharapkan dapat lebih berhemat dalam menggunakan air bersih. (wsa)