batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam masih menunggu waktu dan petunjuk teknis (juknis) penerimaan calon pegawai ne-geri sipil (CPNS) yang rencanya dibuka tahun ini.

“Itu kami belum terima lagi. Sepertinya tidak jauh dari tahun kemarin kalau terkait syarat dan ketentuan,” kata Kepala Disdik Batam Hendri Arulan, Rabu (21/8/2019).

Ia menyebutkan, dari 800 lebih formasi yang diusulkan, kebutuhan guru mencakup semua jurusan yang dibutuhkan saat ini. Kalau untuk tingkat sekolah dasar (SD), pasti se-suai dengan pendidikannya. Sedangkan untuk jenjang menengah pertama (SMP), semua guru mata pelajaran dibutuhkan.

“Intinya seperti Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika dan bidang lainnya. Namun, itu tergantung pusat. Nanti kasih berapa dan formasi apa yang menurut mereka harus dibuka tahun ini,” ujarnya.

Hendri juga mengungkapkan bahwa pembukaan ini bisa menjadi kesempatan untuk sarjana pendidikan dan tenaga honorer yang saat ini membantu sistem belajar dan mengajar di sekolah untuk menjadi abdi negara.

“Sekarang tenaga honorer kita mencapai dua ribu orang. Jadi manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan status pengajar menjadi ASN,” imbaunya.

Ia berharap, tahun ini kuota yang diberikan lebih banyak dari tahun lalu yaitu sebanyak 201 formasi. Selain itu, ia mengingatkan kepada ribuan calon pelamar nanti untuk bisa membekali diri agar dapat hasil terbaik.

“Tahun lalu, itu dari kuota yang disediakan jumlah pelamar mencapai lima ribu lebih. Jadi, menurut saya lebih giat berlatih dari sekarang. Agar nanti bisa mendapatkan nilai yang memuaskan,” beber pria yang pernah bertugas di BKPSDM Batam ini. (yui)