batampos.co.id – Sumatera Motor Harley-Davidson Batam mengajak bikers Motor Gede (Moge) Harley-Davidson menjadi contoh pelopor keselamatan berkendara yang baik dalam berlalu lintas di jalan raya.

Hal ini disampaikan General Manager HOG Sumatera Motor Harley Davidson Medan-Batam Chapter, Hafiz, dalam kegiatan safety riding training di sirkuit Marina City, Minggu (24/8).

Hafiz mengatakan, safety riding ini pertama kali diselenggarakan di Batam, dan mendampat sambutan hangat dari bikers moge Harley Davidson.

Tak kurang dari 50 biker ambil bagian dalam official safety riding training Harley Davidson tersebut.

“Ini hari kedua kita safety riding, hari pertama diadakan di hotel untuk pemberian teori berkendara,” jelasnya.

“Dilanjutkan hari ini praktek di sirkuit Marina Sekupang,” tambah Hafiz.

Ditambahkannya, lewat kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada biker Harley Davidson, agar menjadi pelopor lalu lintas di jalan raya kita Batam.

Hal ini sejalan dengan visi dan misi Polantas Polresta Barelang untuk meminimalisir serta mengurangi angka kecelakaan di kota Batam.

“Kita mengajak pemilik Harley Davidson untuk menghargai dan juga menghormati pengguna jalan yang lain,” paparnya.

Biker moge Harley-Davidson mengikuti training safety riding di sirkuit Marina City, Minggu (24/8/2019). Foto: Rengga/batampos.co.id

“Disini kita juga mengajarkan teknik-teknik mengendarai Harley Davidson dengan baik dan benar,” tambahnya.

Hafiz mengakui, pengendara moge mempunyai kesan negatif di masyarakat saat melintasi jalan raya.

Apalagi dengan bodi yang besar dan knalpot yang nyaring membuat pengendaraan lainnya terganggu.

Hal inilah menjadi landasan pihaknya melaksanakan safety riding training kepada pemilik moge Harley-Davidson di Batam.

“Kita ingin menghilangkan stigma negatif di masyarakat, bahwa pengendara moge arogan,” jelasnya.

“Kita ingin ubah maindset itu. Untuk instruktur kami datangkan langsung dari jakarta,” paparnya lagi.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Palubuhu, mengatakan, safety riding bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada biker moge Harley-Davidson tentang tata cara berkendara yang baik.

“Ini baik untuk mereka sendiri maupun keselamatan, keamanan serta kenyamanan bagi pengguna jalan lain,” jelasnya.

“Sebagai pemateri kita memberikan aturan dan dasar hukum serta prosedur bagaimana konvoi yang benar tanpa memberikan kesan ekslusif,” katanya.

Kata dia, ada dua sesi training yang dilakukan. Pertama materi secara teori dan kedua memberikan pemahaman mengenai basic skill.

Di antaranya tata cara mengemudi, mengerem dan menikung serta ancaman-ancaman saat mengemudi moge.

“Harapan kita dengan kegiatan ini bisa pengemudi moge Harley-Davidson menjadi pelopor berlalu lintas yang baik,” jelasnya.(rng)