batampos.co.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Republik Indonesia menggelontorkan dana Rp 3,5 miliar untuk peningkatan pelabuhan di Belakangpadang.

Pelabuhan yang ditingkatkan yakni pelabuhan di Kelurahan Sekanak Raya persis di belakang Kantor Kecamatan Belakangpadang. Sebelum ditingkatkan, pelabuhan ini biasa dipakai Beacukai.

“(peningkatan pelabuhan) Kami dibantu Kementerian Pedesaan (Kemendesa PDTT, red), melalui Dana Alokasi Khusus (DAK),” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Rustam Effendi, Minggu (25/8/2019).

Belum lama ini, Rustma juga mengungkapkan sumebr dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 sebesar Rp 120 juta. Ia mengatakan, progres pengerjaan proyek ini sudah 60 persen. Sementara kontrak penyelesaiannya November mendatang. “Dua bulan lagi, pembangunan sudah selesai,” imbuhnya.

Ia menerangkan, bantuan dari Kementrian PDTT ini akan mempermudah akses di Pulau Belakangpadang. Baik untuk pengunjung dari daerah lain maupun masyarakat Kecamatan Belakangpadang dari pulau-pulau sekitar pulau Belakangpadang. selain pelabuhan ini, yang digunakan warga yakni pelabuhan di Langlang Laut di Tanjung Sari.

“Jadi sekarang tambah satu pelabuhan lagi. Pelabuhan baru ini bisa digunakan oleh warga kita datri pulau tanpa memutar ke pelabuhan di Langlang laut. Pegawai kecamatan juga aksesnya jadi cepat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, kedepan diharapkan pelabuhan ini menunjang ekonomi masyarakat. Karena menghadap ke Pulau Manis.

Kemudahan akses juga disampaikan Camat Belakangpadang Yudi Admaji.

“Dari Pulau Sarang, Lengkang, Pecung, Pemping bisa langsung ke pelabuhan ini untuk urusan ke Kantor Camat. Akan lebih hemat sekitar 30 menit,” ujarnya. (iza)