Sabtu, 18 April 2026

Area Peti Kemas Pelabuhan Batuampar Kota Batam Dibakar

Berita Terkait

batampos.co.id – Dari kejauhan, terlihat sekolompok orang menaiki perahu yang mencoba untuk memasuki area Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar.

Perlahan mereka mencari celah agar terhindar dari pantauan personil penjaga keamanan dan ketertiban pelabuhan atau Port Security Guard (PSG) dan mulai menyusup.

Namun, usaha mereka gagal. Petugas PSG mendapati mereka dan saat itu para penyusup melakukan perlawanan.

Situasi pun semakin memanas. Sehingga baku hantam antar penyusup dan petugas PSG tak terelakkan.

Merasa terancam, para penyusup lantas membakar barang-barang di sekitar pelabuhan. Kepulan asap hiam membubung tinggi akibat kebakaran di area peti kemas.

Tak lama, bantuan dari tim gabungan Direktorat Pengamanan BP Batam, Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) BP Batam, dan tim medis Rumah Sakit BP Batam tiba dan bersiap mengamankan lokasi kejadian.

Port Security Guard (PSG) Pelabuhan Batuampar Kota Batam berusaha mengamankan penyusup yang masuk ke dermaga utara Pelabuhan Batuampar. Simulasi di pelabuhan merupakan persyaratan yang harus dilaksanakan untuk memperoleh International Ship and Port Facility Security (ISPS) code. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id

Pemadaman api dilakukan dari kapal patroli International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code, bekerja sama dengan unit rescue PBK BP Batam.

Baca Juga: BP Batam Minta Menko Terbitkan Tiga Status KEK

Sementara tim medis dari Rumah Sakit BP Batam, melakukan upaya penyelamatan terhadap petugas yang terluka.

Melihat hal tersebut, penyusup yang dalam keadaan panik berusaha melarikan diri. Lagi-lagi usaha mereka sia-sia. Petugas yang berada di Kapal Rescue PBK BP Batam dan di area peti kemas membekuk dan mengamankan para penyusup.

Itu adalah rangkaian skenario dari kegiatan bertajuk “Simulasi Latihan Persiapan Exercise ISPS Code Pelabuhan Batuampar” yang dilaksanakan pada Selasa (27/8/219) di Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar.

General Manager Administrasi dan Umum Badan Pengelola Pelabuhan Batam, Ferdiana Sumiartony, mengatakan, kegiatan drill atau latihan simulasi di pelabuhan merupakan persyaratan yang harus dilaksanakan untuk memperoleh ISPS.

Petugas PBK BP Batam berusaha memadamkan api yang dibakar para penyusup pada simulasi pengamanan pelabuhan dermaga utara Batuampar. Foto; Humas BP Batam untuk batampos.co.id

ISPS Code kata dia, adalah aturan komprehensif yang mengatur prosedur keamanan terhadap kapal dan fasilitas pelabuhan yang menjadi bagian dari konvensi Organisasi Maritim Internasional dan Safety of Live at Sea (SOLAS) tahun 1974.

“Pelatihan ini merupakan yang pertama kali dilakukan BP Batam dan permulaan untuk simulasi gabungan pada bulan Oktober mendatang,” jelasnya.

“Nantinya akan melibatkan pihak eksternal seperti kepolisian, Angkatan Laut, Badan Keamanan Laut RI, dan lainnya,” kata Ferdiana lagi.

Baca Juga: BP Batam Turunkan Status Sertifikat Hak Milik Menjadi SHGB

Simulasi kali ini lanjutnya melibatkan sekitar 58 orang. Terdiri dari unsur Badan Pengelola Pelabuhan Batam, Direktorat Pengamanan BP Batam, Penanggulangan Bahaya Kebakaran BP Batam, dan tim medis Rumah Sakit BP Batam.

“Kegiatan simulasi ini, akan dilaksanakan rutin setiap tahunnya, mengingat pentingnya kesiapan dalam mengamankan pelabuhan,” paparnya.

Sehingga lanjutnya, apabila terdapat kejadian-kejadian yang dinilai merugikan, dapat langsung ditanggulangi dengan baik.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam, AKP Badawi, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan simulasi ISPS Code oleh Badan Pengelola Pelabuhan Batam tersebut.

“Ini adalah bentuk sinergitas kita antarinstansi dan kerjasama ini tentunya bisa diterapkan apabila terjadi di saat yang tidak kita duga. Untuk itu, kami siap kapan pun jika dibutuhkan,” katanya.(*/esa)

Update