batampos.co.id – SMA Negeri 2 Dabo Singkep mendapat predikat sekolah Adiwiyata tingkat nasional. Tidak hanya itu, sekolah tersebut telah terakreditasi A serta mengantongi sertifikat sekolah sehat dari Dinas Pendidikan.
Mengantongi predikat sekolah Adiwiyata di tingkat nasional tentunya bukan hal mudah, terbukti dari kondisi sekolah yang bernuansa alami, rindang, sejuk serta pembelajaran di sekolah tersebut berbasis lingkungan. Bahkan, di SMAN 2 Dabo ini, seluruh siswa kelas 11 dan 12 dapat mengolah limbah menjadi kompos.
“Kami juga menyediakan mesin pembuat kompos untuk digunakan anak didik memproduksi pupuk kompos,” kata Kepala Sekolah SMAN 2 Dabo Hendy Wijaya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/8/2019) pagi.

Namun, Hendy menambahkan saat ini siswa masih menggunakan cara manual membuat kompos dikarenakan belum adanya tempat produksi mesin pembuat kompos tersebut. Ke depan mereka akan membangun gudang atau semacamnya untuk dijadikan tempat produksi kompos menggun-kan mesin.
Sekolah yang saat ini menampung 323 siswa ini juga berkomitmen untuk memberikan pelajaran yang baik bagi anak didik mereka. Karenanya, pihak sekolah juga memperhatikan tingkat kebersihan sekolah serta lingkungan yang ada.
Dalam hal ini, SMA Negeri 2 Dabo Singkep juga telah berhasil menjadikan sekolah sehat dan mengantongi sertifikat penghargaan dari Dinas Kesehatan. Dengan kondisi sehat tersebut, dapat dipastikan seluruh siswa dapat lebih nyaman dan aman saat mengikuti proses belajar mengajar hingga bermain di lingkungan sekolah. (*)
