Minggu, 19 April 2026

Kemenpora Gelar Latihan kader Anti Narkoba, 234 Pemuda Lingga Ikut Andil

Berita Terkait

batampos.co.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI kembali gelar latihan Kader Pemuda Anti Narkoba di Provinsi Kepri.

Latihan kali ini diberikan kepada 234 kader pemuda inti anti narkoba dari enam kecamatan di kabupaten Lingga, kerja sama dengan Gema Desantara.

Pelatihan digelar Balai Istana Damma, Rabu (28/8/2019). Perwakilan Kemenpora RI, Asep SB Ali, mengatakan, Kemenpora RI sedang membentuk 1.000 Kader Pemuda Anti Narkoba di Provinsi Kepri.

Jumlah itu tersebar di lima Kabupaten/Kota, yaitu Kota Batam, Tanjung Pinang, Karimun, Bintan dan Lingga.

“Pelatihan ini kami laksanakan dalam rangka memagari generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa dari bahaya penyalahgunaan narkoba, agar mereka tumbuh menjadi SDM yang unggul, kreatif dan inovatif”, ujar Asep.

Pria yang juga menjabat Sekjend DKN Gema Desantara itu mengatakan, kedepan Kader Pemuda Anti Narkoba yang sudah dilatih harus siap menjadi ujung tombak pencegahan peredaran Narkoba di lingkungannya masing-masing.

Sehingga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat penegak hukum.

Pembukaan latihan kader Pemuda Anti Narkoba di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

“Teman-teman ini sudah memiliki wadah yang kita sebut KOPAN (Kelompok Pemuda Anti Narkoba),” ujarnya.

“Ini diharapkan dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan aparat dalam penanggulangan bahaya Narkoba di Lingga”, tuturnya.

Sekretaris Daerah Kabupetan Bintan, Juramadi Esram, menegaskan, melawan narkoba tidak boleh pasif, harus aktif. Bahkan menurutnya, narkoba ini tidak hanya ditolak, tapi harus diperangi.

“Tidak cukup hanya ‘Say No Narkoba’, tapi harus ‘Fight Against, perang melawan Narkoba”, tegasnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lingga tidak pernah berhenti melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama kalangan pemuda.

Beliau juga menjamin, program penanggulangan Narkoba di Kab. Lingga tidak akan pernah berhenti.

“Kami tidak pernah berhenti, saya jamin. Karena Narkoba juga tak henti-henti,” jelasnya.

“Kegiatan seperti ini harus secara berkesinambungan, terus menerus, agar generasi ini cakap dan unggul dapat membangun Kabupaten Lingga ke depan”, ujarnya lagi.

Anggota DPRD Kabupaten Lingga, Azis Martindas, menyambut baik Pembentukan Kader Pemuda Anti Narkoba tersebut.

Menurutnya, narkoba di Lingga ini sudah masuk ke semua kalangan, bukan hanya masyarakat dan pegawai pemerintahan, bahkan sampai Aparat Kepolisian pun terjerat narkoba.

“Belum lama kita tahu semua, aparat pun terjerat, bukan hanya masyarakat biasa atau pegawai, semua, ini berbahaya ke depan, betul kata Pak Sekda tadi, harus perang bukan hanya menolak”, ujarnya.(eja)

Update