Sabtu, 11 April 2026

Petugas Puskesmas Sambau Tolak pasien, Kadis Kesehatan: Sudah Dikasih Surat Peringat Semua

Berita Terkait

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam memberikan sanksi tegas kepada petugas layanan unit gawat darurat (UGD) di Pus­kesmas Sambau karena menolak warga yang ingin berobat.

”Sanksi tegas sudah dikeluarkan, petugas yang saat itu bertugas sudah dikasih surat peringatan (SP),” ujar Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (27/8/2019).

Ia menegaskan, tidak ada alasan apapun bagi petugas untuk menolak memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang. Karena, itu sudah menjadi tugas mereka.

”Kemarin saya sudah panggil semua, mulai dari Kapus (Kepala Puskesmas), TU (Tata Usaha), dan yang bersangkutan,” jelasnya.

“Harusnya mereka paham tugasnya. Tidak ada itu alasan melalaikan warga. Sudah dikasih SP semua,” kata dia lagi.

Didi menjelaskan, sanksi tegas ini juga bisa berlaku bagi semua petugas di seluruh puskesmas yang ada di Batam jika menolak pasien.

Warga berobat di Puskesmas Tanjunguncang, Batuaji, Rabu (20/8/2019) lalu. Dinkes Batam menyatakan telah memberikan sanksi kepada petugas Puskesmas Sambau yang menolak pasien. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Sanksi bisa berupa pergantian kepala puskesmas yang dianggap bertanggung jawab terhadap anak buahnya.

”Kalau tidak bisa menjalankan tugas, lebih baik diganti saja. Karena kita ini tugasnya melayani, kalau itu diabaikan mereka harus sadar. Kalau tidak mau diganti merekalah harusnya mundur,” ungkapnya.

Kapus, lanjut Didi, harusnya mengawasi kinerja dari pegawai mereka. Baik itu di hinterland maupun mainland. Semua harus terlayani.

”Jika tidak sanggup, lebih baik mundur. Banyak yang mau jadi Kapus,” ujarnya.

“Kinerja seluruh pegawai puskesmas menjadi tanggung jawab pimpinan,” imbuhnya lagi.

Ia mengingatkan seluruh petugas, baik poliklinik maupun UGD memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada warga yang datang berobat. Saat ini semua Puskesmas sudah melayani 24 jam.

”Jangan ada lagi yang seperti ini dan ini pelajaran buat semua,” imbuhnya.

Sebelumnya, seorang warga Sambau ditolak saat berobat ke UGD Puskesmas Sambau.

Petugas yang merupakan CPNS, menolak memberikan pelayanan kepada warga karena tertidur.(yui)

Update