batampos.co.id – Direktur Bina Potensi Basarnas Marsekal Pertama TNI F. Indrajaya, melakukan kunjungan kerja ke Kantor SAR Natuna. Kunjungan ini untuk meningkatkan potensi kesiapsiagaan SAR Natuna di wilayah perbatasan Utara NKRI.
Indrajaya mengatakan, kunjungan kerja juga menggelar rapat Forum Koordinasi Pencarian dan Pertolongan (FKP3). Tujuannya untuk menjalin semua potensi, guna mening katkan koordinasi menghadapi kesiapsiagaan situasi emergency (darurat) jika terjadi suatu bencana.
”Semua stakeholder bisa bersatu untuk membantu kegiatan operasi SAR di Natuna, ujarnya.
Untuk merealisasikan tujuan SAR, pihaknya mengagendakan pelatihan potensi SAR di Natuna yang diikuti personel TNI, kepolisian, termasuk kalangan masyarakat umum dan komunitas-komunitas.

”Pelatihan potensi difokuskan pada rescue (pertolongan) jika terjadi kecelakaan di air,” ucapnya.
Menurutnya, pelatihan ini penting mengingat luas cakupan wilayah kerja SAR Natuna membawahi dua kabupaten yakni Natuna dan Anambas. Ke depannya peserta pelatihan dapat membantu dan mengatasi munculnya kendala kegiatan operasi SAR di lapangan.
Namun, dirinya tidak menampik, keterbatasan sarana dan prasarana maupun personel yang dimiliki SAR Natuna. Mengatasi keterbatasan kelengkapan tersebut sangat bergantung pada kondisi APBN.
”Untuk mengatasi keterbatasan itu SAR Natuna akan menambah unit-unit SAR di daerah dalam mendukung operasi SAR, seperti dilakukan di beberapa daerah dan tingkat provinsi,” ujarnya.(arn)
