batampos.co.id – Pihak kecamatan Batuaji gencar memperkenalkan program bank sampah kepada masyarakat di kecamatan Batuaji. Program bank sampah yang sudah diluncurkan beberapa waktu lalu ini diharapkan mengurangi tonase sampah yang dihasilkan warga.

Data yang disampaikan pihak kecamatan dalam sehari warga sekecamatan Batuaji bisa menghasilkan diatas 50 ton sampah rumah tangga. Jumlah sampah yang cukup banyak ini akan merepotkan petugas pengangkut sampah jika semuanya harus diangkut ke tempat pembuangan terakhir.

Camat Batuaji Ridwan mengatakan, melalui program bank sampah ini masyarakat diajak untuk mengolah sampah sendiri. Sampah yang bisa didaur ulang dan bernilai ekonomis seperti sampah plastik, kertas dan kaleng ditampung kemudian diantar ke kantor kelurahan masing-masing.

Ibu-ibu kader posyandu, warga Perumahan Villa Mukakuning Paradise, Batuaji, meĀ­nimbang sampah rumah tangga non organik, Rabu (10/7/2019). Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Di kantor lurah sampah bernilai ekonomis ini akan timbang dan menghasilkan uang. Uang hasil penjualan sampah bahkan bisa dipergunakan untuk membayar iuran BPJS dan membeli emas di pegadaian.

“Nanti setiap warga akan didata dan diberi buku rekening. Nilai jual sampah akan dimasuk ke rekening. Lumayan kalau sudah banyak bisa buat potongan iuran BPJS ataupun membeli emas di Pegadaian,” kata Ridwan.

Selain itu melalui program bank sampah ini, masyarakat juga diajak mengolah sampah basah lain untuk dijadikan kompos. Kompos ini nantinya bisa dipergunakan untuk menanam bunga ataupun bercocok tanam di depan rumah. “Semua jenis sampah yang bisa diolah kembali harus dimanfaatkan. Jika ini berjalan dengan baik dan disadari semua masyarakat maka tonase sampah yang diangkut akan berkurang,” kata Ridwan.

Sarni, seorang warga di Tanjunguncang mengaku telah mengikuti program tersebut. Hasilnya sangat baik sebab iuran BPJS untuk beberapa bulan kedepan bisa ditebus melalui sampah yang ditukar ke kantor kelurahannya.

“Sudah sekitar Rp 50 ribu hasil jualan sampah itu. Lumayanlah buat bayar iuran BPJS. Ini sangat berguna karena bukan kita cari (sampah) tapi sampah yang ada di rumah kita sendiri yang kita manfaatkan,” ujarnya. (eja)