batampos.co.id – Meskipun sudah menyita aset senilai Rp 28 miliar milik Muhammad Adam, bandar narkoba yang tinggal di Perumahan Bukit Indah Sukajadi, Kota Batam, Badan Narkotika Nasional (BNN) terus mencari aset lainnya.
Aset-aset tersebut merupakan hasil transaksi haram yang diduga disembunyikan di Adam, di Kota Batam, Riau, Jakarta, hingga luar negeri.
BNN bahkan berkomitmen memiskinkan Adam. Khusus untuk aset bergerak berupa 18 mobil kelas menengah hingga mobil mewah, semuanya akan dikumpulkan di Batam di bawah pengawasan BNNP Kepri.
Begitupun enam kapal cepat milik Adam yang masih ada di Tembilahan akan dibawa ke Batam.

“Harta bergerak semua akan dibawa ke Batam untuk memudahkan pengawasan,” jelas Brigadir Jenderal Bahagia Dachi, Direktur Tindak Pidana Pencucian Uang BNN kepada Batam Pos, Jumat (30/8/2019).
“Kami percayakan pengawasannya ke BNNP Kepri,” ujarnya lagi.
Selain melakukan pengumpulan aset Adam, Dachi membenarkan jajarannya juga masih melakukan pencarian aset-aset Adam lainnya.
Ia menduga ada beberapa aset Adam yang masih disembunyikan dari pantauan BNN.
“Kami terus melakukan pengembangan ke aset-aset Adam lainnya,” ungkapnya.
Terkait aset Adam yang sudah ditemukan, Dachi berharap seluruhnya disita negara.
Sehingga dapat menyulitkan langkah bandar narkoba yang lolos dari hukuman mati tersebut.(ska)
