Senin, 6 April 2026

Peresmian Masjid Sultan Riayat Syah Ditunda, Ini Alasan Wali Kota Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Sebelum peresmian dilakukan, Masjid Sultan Riayat Syah akan dibuka untuk umum selama tiga hari sejak Jumat (20/9) hingga Minggu (22/9/2019).

Wisatawan, baik dari luar negeri maupun Nusantara, dapat datang melihat dan beribadah di masjid ini.

“Masyarakat yang kami sudah undang, baik dari Kepri sendiri, wisman dari Malaysia, Singapura, maupun Thailand juga wisatawan Nusantara boleh hadir,” ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi usai peninjauan masjid bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Batam, Jumat (30/8/2019) siang.

“Akan dibuka untuk umum dan beribadah di sini,” kata

Ia menerangkan, pada awalnya peresmian memang direncanakan pada Jumat (20/9/2019).

Namun, FKPD bersepakat peresmian sebaiknya ditunda. Wali Kota bersama FKPD akan kembali melakukan pertemuan guna mengoordinasikan kapan tanggal peresmian dengan mempertimbangkan laporan lengkap dari kontraktor.

“Kontraktor sudah jelaskan tanggal 10 September bisa selesai, tapi karena Wapres Jusuf Kalla yang kita undang, tim pengamanankan harus masuk duluan, berarti tidak keburu,” katanya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi (tengah) meninjau Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah didampingi Kakan Kemenag Kota Batam Zulkarnain (empat dari kiri), Ketua MUI Kota Batam KH Usman Achmad (lima dari kiri), Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo (enam dari kiri), Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan (delapan dari kiri), Dandim 0316/Batam Letkol Inf Romel Djangga Wardhana (sembilan dari kiri), dan undangan lainnya, Jumat (30/8/2019). Foto Humas Pemko Batam untuk Batam Pos.

“Kedua, memang dari sisi kesempurnaan masjid ini belum sempurna karena anggaran baru dua tahun rencana kita tiga tahun hingga 2020,” papar dia lagi.

Sejatinya kontrak pengerjaan masjid ini berakhir pada November mendatang, sementara rencana peresmian dipercepat pada 20 September 2019.

“Saya saat itu minta dipercepat dan mereka bilang bisa. Tapi, salah satunya seperti rumput ini ternyata tak hidup, kedua air listrik dan lainnya belum clear, perlu ditingkatkan lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, menyampaikan, pihaknya menjamin keamanan dengan mempersiapkan jumlah personel yang maksimal.

“Kami siapkan petugas, dari mengatur kelancaran arus lalu lintas karena lonjakan kunjungan masyarakat,” jelasnya.

“Kami juga siapkan personel untuk menjaga keamanan masyarakat yang berkegiatan di masjid,” ujarnya lagi.

Komandan Kodim 0316 Letkol Inf, Romel Jangga Wardhana, menyampaikan pihaknya siap menjaga keamanan.

“Kalau pengamanan, kami jajaran TNI selalu siap, semua kekuatan, manakala diminta bapak Kapolres,” katanya.

Ia menilai, sebenarnya pembangunan masjid sejauh ini sudah berjalan dengan baik. Bahkan, pada rencana sebelumnya peresmian ingin dipercepat, padahal kontrak akan selesai November mendatang.

“Tapi terkait kesiapan yang utuh, karena ini yang datang Wapres kita, harus ada tahapan atau proses, seperti dari segi keamanan yang harus dimaksimalkan, ini mungkin yang jadi pertimbangan tentang sudah siap atau tidak,” ujarnya.(iza)

Update